Wasiat Ruben Onsu Sebelum Meninggal , Siapkan Ambulans Dan Makam, Hingga Mengurus Onyo

Wasiat Ruben Onsu Sebelum Meninggal , Siapkan Ambulans Dan Makam, Hingga Mengurus Onyo

Manusia tidak selamanya akan hidup atau suatu saat akan meninggal dunia.

Itulah yang disadari oleh Ruben Onsu.

Ia tenryata sudah menyiapkan wasiat untuk mempersiapkan jika Tuhan memanggilnya sewaktu-waktu.

Ruben Onsu rupanya telah berfikir panjang mengenai kehidupannya.

Bahkan Suami Sarwendah itu sudah meyiapkan segala sesuatunya termasuk wasiat jika ia meninggal bersama Sarwendah.

Kepada sang istri, Sarwendah, Ruben Onsu sudah menyampaikan hal-hal terkait ambulance hingga kuburan.

Hal ini diungkapkan Ruben Onsu saat kolaborasi di akun YouTube Gilang Dirga.

Keluarga presenter Ruben Onsu dan Sarwendah kerap jadi perhatian.

Apalagi setelah mengasuh Betrand Peto sebagai anaknya.

Selama ini, Ruben Onsu dikenal sebagai sosok yang tetap rendah hati dan tak mau berlebihan dalam hal apapun.

Bahkan, visi hidup Ruben Onsu yang tak enak hati jika menolak teman atau kerabat yang meminta tolong.

Fakta terkuak dalam perbincangan dengan Gilang Dirga dikutip dari Youtube Adiez Gilang, Senin (14/6/2021).

Sebagaimana diketahui, Ruben selalu ada di sisi Julia Perez dari pertama kali dinyatakan mengidap kanker hingga meninggal dunia.

Saat ditanya mengenai hal tersebut, Ruben mengaku bahwa hal tersebut merupakan panggilan dari dalam hatinya.

“Gue gak bisa gitu, gak bisa (gak menolong). Ketika lu sudah bercerita ke gue dan lu gak meminta pun,

gue tahu apa yang harus gue lakukan, jadi yang gue bingung ketika nolak.”

“Pertanyaan gue, terus siapa yang bantu lo? Gue sama sekali gak ngerasa direpotin,

gue ngelakuin itu ya karena lu berkontribusi juga untuk gue,” tandas Ruben.

Dalam pekerjaannya di dunia hiburan, tak jarang Ruben merasakan sesuatu yang menyakiti hatinya.

Alih-alih membalas, Ruben justru memilih untuk diam dan tak mempedulikannya.

Hal tersebut dilakukan agar orang tersebut tak ikut merasakan sakit hati yang dirasakannya.

“Gak gue bales, karena menurut gue , gue gak mau digituin ya gue jangan gituin dia,

sebelum gue nyalahin orang ya gue harus introspeksi dulu,” imbuhnya.

Ruben bahkan sudah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan jika nanti dirinya tutup usia.

Ia tak mau keluarga dan teman-teman direpotkan dengan kematiannya.

Bahkan, Ruben Onsu berwasiat pada istrinya soal kuburan, rumah duka sampai ambulance jika dia meninggal nanti.

“Gue kalau gue meninggal gak mau repotin orang, jadi gue bilang sama bini gue,

makam kita apa segala macem udah disiapin. Lu semua nanti pada sibuk, jangan khawatir,

pokoknya ada aja orang yang gue suruh hubungi ambulance, rumah dukanya, ini, itu, udah rapi lah ibaratnya,” lanjut Ruben.

Ruben Onsu memang dikenal dengan kebaikan hatinya yang kerap membantu sesama,

satu di antaranya meng-cover biaya persalinan istri almarhum Sapri Pantun.

2 Tahun Betrand Peto Jadi Anak, Sarwendah Mendadak Ngaku Kesulitan

Meski baru diangkat Ruben Onsu selama kurang lebih 2 tahun,

namun nyatanya kehidupan Betrand Peto pun sama dengan anak kandung Sarwendah.

Sayangnya baru-baru ini, Sarwendah justru mengungkap kesusahannya saat harus mengurus Betrand Peto.

Bagaimana tidak, diketahui Betrand Peto kini sedang beranjak remaja.

Tak hanya itu latar belakang Betrand Peto juga membuat Sarwendah sedikit kesulitan beradaptasi.

Pasalnya Onyo sapaan akrab Betrand Peto berasal dari Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tak heran Sarwendah pun harus memutar otak untuk lebih mengenal Betrand Peto di awal-awal pertemuannya.

Kesusahan itu pun tampak diceritakan Sarwendah belum lama ini di kanal YouTube Indosiar.

“Awalnya bingung banget karena dua anak aku perempuan, terus umurnya yang paling dewasa empat tahun,” kata Sarwendah.

Oleh karena itu, Sarwendah membutuhkan adaptasi yang kuat untuk mengasuh Betrand Peto.

“Tiba-tiba aku diberikan anak yang umurnya 14 tahun dan laki-laki.

Jadi aku bingung gimana cara handlenya, karena biasanya ngurusin perempuan tiba-tiba harus ngurusin laki-laki dan umurnya udah beranjak ABG,” jelas Sarwendah.

Sarwendah mengatakan, dirinya cukup merasa kesulitan ketika melakukan penyesuaian bahasa dengan Betrand Peto.

Bahkan di awal-awal Sarwendah berkomunikasi dengan Betrand Peto, dirinya mengakui sering tidak nyambung.

“Jadi sempet bingung, sempet adaptasi dan pada saat Onyo pertama kali dateng, kita suka nggak nyambung.

Bahasanya tuh masih belum connect,” beber Sarwendah.

Selain bahasa, ternyata Sarwendah juga mengaku kesulitan dengan selera makan yang dimiliki oleh Betrand Peto.

“Pertama kali Onyo dateng itu, Onyo cuman bisa makan nasi putih, telor ceplok, sama ikan goreng,” jelas Sarwendah.