Pemakaman Artis Sinetron Ini Jadi Drama, Ayahnya Sampai Ngotot Mandikan Ulang Jenazah Almarhumah dengan Deterjen

Prosesi pemakaman artis sinetron Yana Zein sempat menjadi drama yang mencuat ke publik. Foto jenazah Yana Zein di dalam peti mati yang disemayamkan di rumah duka terlanjur beredar luas di media sosial. Namun, ayahnya ngotot mandikan ulang jenzah almarhumah dengan deterjen dengan prosesi Islam.

Artis Yana Zein yang langganan berperan sebagai antagonis di sinetron sejak lama meninggal dunia pada Kamis (1/6/2017) dini hari pada usia 44 tahun. Kondisinya drop setelah sempat membaik.

Yana Zein tutup usia setelah berjuang melawan kanker payudara. Sebelum dirawat intensif di Jakarta, Yana Zein sempat berobat ke China.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Yana Zein sempat dibawa dan disemayamkan di rumah duka menggunakan peti mati. Jenazah Yana Zein juga sudah tampak rapi dengan mengenakan pakaian terbaik di dalam peti meti. Foto jenazah artis sinetron yang terbujur di dalam peti mati juga beredar luas di media sosial.

Namun, drama muncul ketika ayah Yana Zein datang. Dia meminta putrinya dimakamkan secara Islam. Dari situ, muncul perdebatan soal prosesi pemakaman apakah sesuai agama Islam atau Nasrani. Foto pemakaman artis sinetron ini menjadi drama hingga diliput berbagai media online.

Sang ibunda, Swetlana Zein sempat keberatan dan tetap meminta anaknya dimakamkan secara agama Nasrani. Namun melalui perdebatan yang cukup panjang, diputuskan bahwa Yana dishalatkan dan dikebumikan sebagaimana dalam agama Islam. Yana Zein sendiri lahir di Moscow, Rusia. Namun kedua orangtua Yana Zein berpisah.

Kedatangan ayah Yana Zein, Nurzaman Zein memberi keterangan bahwa putrinya adalah seorang muslimah. Tapi ibunda Yana Zein yang berasal dari Rusia, Swetlana memberikan keterangan beberbeda yang menyebut bahwa putrinya sudah pindah agama.

“Bapak Nurzaman ini menikah dengan saya di Moscow dan tidak diributkan masalah agama, setiap manusia pilihan hati atau Islam apa Kristen. Sejak Yana pas kelas 1 SMP sudah ditinggalkan. Jadi papa tinggalkan kami sekian lama, tidak mengirim satu sen pun,” kata Swetlana di RS Fatmawati, Jaksel, Jumat (2/6/2017).

“KTP aja Kristen, waktu sakit keras Yana tolong kalau ada apa-apa saya mau dikuburkan dengan (secara) kristen. Agama semua sama, saya kira berhak memilih.
Yana ada tandatangan sendiri kalau dia jadi Kristen,” tegasnya lagi.

Yana Zein yang tutup usia karena kanker payudara sempat mengungkapkan belum siap berhijab. Sebelumnya juga terlihat Yana Zein selalu memegang tasbih saat berobat di RS Mayapada.

Perdebatan memang sempat terjadi saat jasad Yana Zein berada di rumah duka Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan pada Jumat (2/6/2017).

Ketika itu, jenazah Yana Zein yang sudah rapi di dalam peti jenazah terpaksa harus dikeluarkan kembali untuk dimandikan lantaran ingin dimakamkan secara Islam. Foto jenazah Yana Zein di dalam peti mati juga tersebar luas di media sosial.

Nurzaman Zein saat datang ke rumah duka di RS Fatmawati menegaskan, “Saya memberikan informasi atas nama anak saya namanya Suryana Nurzaman Zein (Yana Zein), saya adzan kan telinga dia dan saya ajarkan dia puasa dan mengaji.

Kalau anak saya meninggal masuk Kristen itu nihil, saya ke sini datang dari Sumatera langsung ke sini niat saya untuk mengembalikan anak saya dari Kristen menjadi Islam,” terangnya.

Nurzaman Zein, melontarkan pernyataan mengejutkan saat bercerita ketika memandikan jenazah sang anak sebelum dimakamkan. Menurutnya, jasad Yana Zein harus dimandikan dengan deterjen sampai benar-benar bersih.

“Iya, dimandikan ulang dengan (deterjen), tiga kali itu disabun,” ungkap Nurzaman Zein saat menggelar tahlilan di salah satu rumah keluarganya di kawasan Buncit, Jakarta Selatan, Senin (5/6/2017).

Nurzaman Zein mengatakan, alasannya membilas tubuh sang anak dengan deterjen guna memastikan tubuh sang anak benar-benar bersih dari formalin.

“Supaya formalinnya itu lepas. Supaya sempurna bersihnya,” tambahnya.

“Deterjen kan bisa membersihkan yang kotor, lemak-lemak kan, hanya itu. Formalin itu kan lemak-lemak yang bisa menutup kulitnya supaya jangan busuk, itu yang harus dibersihkan,” tuturnya.

Nurzaman pun memastikan, penggunaan deterjen untuk membersihkan tubuh sang anak bukan hal yang diharamkan dalam ajaran Islam.

“Nggak haram, karena itu pembersih kan,” singkatnya mengakhiri.
Perihal agama yang dianut Yana Zein pernah dibongkar asistennya, Nita. Almarhumah Yana Zein mengaku dirinya penganut Kristen Ortodoks. Namun, Yana tetap hafal beberapa surat dalam kitab suci Al-Quran.

“Dia bilang sama aku, agamanya Kristen Ortodoks, jadi mereka punya gereja kalau pulang ke Rusia,” kata Nita saat berbincang dengan Tribunnews, Sabtu (3/6/2017).

Selama pengobatan di Guangzhou, China, Yana seringkali didoakan oleh pendeta. Oleh pelayanan gereja di rumah sakit, Yana juga sering didoakan

Namun Nita yang mendampingi Yana setahun terakhir ini bercerita, bahwa Yana hafal beberapa surat dalam kitab suci Al-Quran. Sebab sedari kecil Yana memang tinggal bersama ayahnya mpemeluk yang agama muslim, Nurzaman Zein.

“Dia kayak baca Al fatihah, dan ayat Kursi dia bisa, mungkin dari ayahnya. Teman-teman dia juga tahunya dia Islam,” kata Nita.

Namun, dari cerita Nita, setiap kali berdoa di rumah sakit Yana tak menggunakan atribut apapun. Baik salib maupun tasbih.

Ia berdoa menggunakan bahasa Indonesia, setiap kali memohon kesembuhan kepada Yang Maha Esa. Nita memang satu-satunya orang selalu mendampingi Yana selama di rumah sakit.