“Mama, Anak Itu Kencingi Kuah Bakso!” Kisah Bocah Yang Tak Sengaja Lihat Jin Penglaris Di Tempat Makan

“Mama, Anak Itu Kencingi Kuah Bakso!” Kisah Bocah Yang Tak Sengaja Lihat Jin Penglaris Di Tempat Makan

Beberapa yang percaya, jika ingin dagangan laris mereka harus menggunakan jin ‘penglaris’ yang membuat para pengunjung tertarik makan di tempat mereka.

Biasanya, ciri-ciri warung yang memakai jin penglaris ialah letak dapur yang jauh, makanan terasa sangat enak bila makan di tempat namun biasa saja bila dibawa pulang ke rumah.

Nah, ada kejadian seorang anak kecil yang justru tak sengaja melihat jin penglaris ditempatnya sedang makan.

Mulanya, bocah berusia 5 tahun ini datang bersama sang bunda untuk membeli bakso.

Karena sudah sangat kelaparan, ibunya mengajak anaknya untuk makan ditempat.

Semuanya baik-baik saja sebelum akhirnya anak tersebut berdiri dari duduknya dan menunjuk ke arah kuah bakso.

“Mama, anak itu kencing di kuah bakso!” teriaknya spontan.

Ketika sang ibu memintanya bercerita lagi,

Anak tersebut menjelaskan jika yang kencing di kuah bakso itu berwujud anak laki-laki yang tak menggunakan pakaian, berbadan hitam dengan telinga yang lebar dan lidah menjulur ke lantai.

Kabar ini pun akhirnya didengar oleh pengunjung yang lain.

Hingga kini, warung makan tersebut mulai ditinggalkan para penggemarnya yang merasa jijik dan selalu terbayang-bayang dengan ucapan anak tersebut.

Doa Penglaris Dagangan Agar Usaha Makin Lancar dan Laris

Dalam hadits riwayat Ahmad, disebutkan bahwa hendaklah umat muslim berdagang karena berdagang membuka sembilan dari sepuluh pintu rezeki. Sebaik-baik pekerjaan adalah pekerjaan seorang pria dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur.

Dalam berdagang, ikhtiar dan tawakal sama-sama memegang peranan penting. Baca doa penglaris dagangan ini untuk memperlancar usahamu seperti dilansir dari berbagai sumber.

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma innii as aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairi ta’bin wa laa masyaqqatin wa laa dhairin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syaiin qadiir.

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar melimpahkan rezeki kepadaku berupa rezeki yang halal, luas, dan tanpa susah payah, tanpa memberatkan, tanpa membahayakan, dan tanpa rasa lelah dalam memperolehnya. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.

Di samping doa ini, ada beberapa doa lain yang bisa diterapkan sebagai berikut.

Asaa rabbunaa ay yubdilanaa khairam min-haa innaa ilaa rabbinaa raagibn

Artinya: Mudah-mudahan Tuhan memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada yang ini, sungguh, kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita.

Alhamdu lillaahilladzi rozaqonii haadza min khoiri khaulin minnii wa laa quwwatin, allaahumma baarik fihi.

Artinya: Segala Puji Bagi Allah Swt. yang telah memberi rezeki kepadaku dengan tidak ada daya dan kekuatan bagiku. Ya Allah, semoga Engkau senantiasa memberi berkah pada rezekiku.

Allahumma faarijal hammi wa kaasyifal ghammi mujiba da’watal mudhtariina rahmaanad dun-yaa wal aakhirati wa rahiimahumaa irhamnii rahmatan tughniinii bihaa ‘an rahmati man siwaak

Artinya: Ya Allah, Zat yang menghilangkan segala kesedihan, yang menggembirakan segala duka cita, dan yang mengabulkan semua permohonan, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang baik di dunia maupun di akhirat, curahkan rahmat-Mu kepada kami, yaitu rahmat yang menjadikan kami tidak membutuhkan pertolongan selain kepada-Mu.

Demikian doa-doa penglaris dagangan yang bisa dibaca setiap waktu. Berdagang juga adalah pekerjaan yang ditekuni Rasulullah. Nabi Muhammad Saw. memulai pekerjaan berdagang saat usianya baru 12 tahun. Saat itu, Nabi mengikuti Abu Thalib pergi ke Negeri Syam untuk berdagang. Pekerjaan dagang ini kemudian ditekuni Rasulullah hingga akhir hayatnya.