Lihat Foto Wajah Muhammad Leslar si Bayi Lesti Kejora dan Rizky Billar, Tya Ariestya Salfok pada Ini

Akhirnya pasangan artis Rizky Billar dan Lesti Kejora memperlihatkan wajah Baby L. Bukan hyanya itu, namanya juga diumumkan yakni Muhammad Leslar Al Fatih Billar.

Diketahui, Rizky Billar dan Lesty Kejora baru saja mempublikasi wajah Baby L untuk pertama kalinya.

Adanya momen itu terjadi di acara Welcome Baby L yang disiarkan secara langsung di Indosiar pada Sabtu, 8 Januari 2022.

Lesti dan Billar tampil serasi memakai busana bernuansa abu-abu.

Mereka pun duduk bersama para host yakni Irfan Hakim, Indra Bekti, Jirayut, dan Rara LIDA.

Baby L kemudian hadir digendong oleh ibunda Lesti.

Tampak pula ibunda Billar yang menemani.

Baby L terlihat tidur lelap.

Ia juga anteng meski suasana cukup ramai.

Bayi yang lahir pada 26 Desember 2021 tersebut tampil menggemaskan dibalut kain berwarna abu-abu.

Billar dan Lesti kemudian mengumumkan nama panjang Baby L.

Mereka sepakat menamainya Muhammad Leslar Al-Fatih Billar atau bakal dipanggil Bang L.

Billar mengaku ingin putranya menauladani sifat-sifat Rasulullah SAW.

“Muhammad – diambil dari kata pertama dari nama saya, yang juga nama dari seseorang rasul yg dimuliakan allah,t okoh yang menjadi contoh atau role model serta tauladan dalam kehidupan saya dan banyak orang.

Leslar – perpaduan nama saya dan wanita yg saya cintai,dan di nama tersebut terdapat banyak orang yang mendoakan kami di dalamnya dan semoga juga selalu memberikan doa terbaik untuk putra kecil kami ini

Al-Fatih – Muhammad II yang dijuluki Al-Fatih karna penaklukan konstantinopel. Berawal dari kekaguman saya terhadap beliau dimana beliau mempunya jiwa kepemimpinan yang tinggi,cerdas,serta penghafal quran. Dan harapan kami anak kami kelak bisa mengambil sifat2 baik dari beliau.

Billar : inshaallah nama belakang ini akan menjadi legacy.Dan akan menjadi sebuah keturunan yg baik akhlak,budi pekertinya serta menjadi orang yg berguna dan bermanfaat buat banyak orang,” jelas Billar melalui unggahan di Instagram.

Postingan itu ramai direspons para artis mulai Teuku Wisnu, Kiky Saputri, Syakir Daulay, Andhika Pratama hingga Tya Ariestya.

@teukuwisnu: Maa syaa Allah anak sholeh

@kikysaputrii: GEMES BANGET NAMANYA LESLAR

@syakirdaulay: Anak sholeh insyaallah

@andhiiikapratama: Alhamdulillah.. selamat ya kalian

@shireensungkar: MasyaaAllah nakkk jadi anak soleh ya

@marginw: MasyaAllah gantengg

@tya_ariestya: Wahhh salfok ama dokter anak di slide 3 dokter @mel97819 sama kayak dokter nya anak2 dari lahir ampe skrg sama tante Mel, sehat terus jd anak soleh yg bs terus doain orang tua nya ya

Anjuran Islam dalam Memberi Nama Anak

Mengutip aboutislam.net, Mona Salama, konselor keluarga yang juga lulusan Universitas Kairo Mesir, memberi penjelasan soal bagaimana memberi nama yang baik pada anak.

Dia menjelaskan Islam tidak mewajibkan umat Islam memilih nama tertentu, seperti nama Arab atau non-Arab untuk anak-anak mereka.

Nama ini diserahkan kepada orang tua, namun pilihan ini harus memenuhi aturan tertentu.

Selain itu, juga harus memastikan nama yang digunakan adalah nama yang baik karena nama adalah cerminan dari keyakinan, etika, dan kepribadian seseorang.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Kamu akan dipanggil pada Hari Kebangkitan dengan namamu dan nama ayahmu, maka milikilah nama yang baik.” (HR Abu Dawud)

Untuk memiliki nama yang baik, aturan-aturan tertentu harus dipenuhi. Di antaranya, tidak boleh menunjukkan jejak syirik atau asosiasi yang menyekutukan Allah, misalnya ‘Abd al-Ka’bah, ‘Abd al-Nabi, atau ‘Abdul-Husain (hamba Ka’bah atau hamba Nabi, atau hamba Al Husain) karena kita semua adalah hamba Allah saja.

Hal itu supaya tidak dibenci atau memalukan bagi anak dan orang-orang di sekitarnya, seperti mereka yang menunjukkan ejekan, kejahatan, penindasan, atau ketidakberhargaan diri.

Dalam hal ini, Nabi SAW mengubah nama yang buruk beberapa sahabat menjadi baik.

Misalnya, dia mengubah nama seorang wanita dari Qalilah (sedikit) menjadi Kathirah (banyak), dan nama lain dari ‘Aasiyah (pendosa) menjadi Jamilah (cantik), Harb (perang) dengan Salam (damai), Sa’b (sulit) dengan Sahl (mudah ditangani) dan seterusnya. Seorang Muslim harus menghindari nama yang menunjukkan keangkuhan dan kesombongan.

Nabi Muhammad bersabda, “Nama yang paling menjijikkan bagi Allah di akhirat adalah nama orang yang menyebut dirinya “Raja di atas segala Raja”, karena Allah adalah Tuhan di atas segala raja.” (HR Muslim)

Muslim juga dilarang menamai anak-anak mereka dengan Nama-Nama Allah yang Terbaik, seperti Al-Khaliq (Sang Pencipta) dan sejenisnya.

Dianjurkan pula untuk memberikan nama pada anak dengan nama para sahabat setelah Nabi dan orang-orang saleh. Ini untuk mengingat mereka, dan mengikuti jejak mereka.

Jika seorang anak perempuan dinamai Khadijah, maka jangan lupa untuk mengajarinya ketakwaan, pengetahuan, amal, dan kebijaksanaan.

Bila menamainya Maryam, maka ajari putri untuk mengikuti langkahnya dalam kesusilaan, ketakwaan, dan kesabaran karena Allah.

Nabi SAW menamai putranya dengan nama Ibrahim, dan dia bersabda, “Saya telah memanggilnya dengan nama ayah saya”. Dia juga bersabda, “Namai dirimu dengan namaku, tetapi jangan beri nama dirimu dengan kunya (Abul Qasim).” (HR Bukhari)

Juga dianjurkan memberi nama yang menunjukkan kerendahan hati dan pengabdian kepada Allah. Nabi bersabda, “Nama-nama terbaik di sisi Allah adalah ‘Abdullah dan ‘Abdur-Rahman.” (Muslim)

“Dengan mengingat aturan-aturan ini, kita umat Islam dapat memilih nama apa pun yang tidak membahayakan identitas Islam kita,” kata Salama.

Salam mengingatkan setiap Muslim pun diberikan oleh Allah tugas-tugas tertentu termasuk bagi para orang tua.

Meskipun Allah selalu menekankan untuk bersikap baik dan berbakti kepada orang tua, Dia juga mendorong orang tua membantu anak-anak mereka memenuhi kewajiban ini, tentu dengan bersikap baik kepada anak-anaknya.

Tugas-tugas yang diberikan Allah kepada orang tua antara lain, memilih nama yang baik untuk mereka, mengajarkan Alquran kepada mereka, dan memberikan anak pendidikan yang tepat.