Ivan Gunawan ‘Ngamuk’ Anaknya Sering Dianggap Boneka Arwah: Anak Saya Bukan Anak Setan

Desainer kondang, Ivan Gunawan akhirnya buka suara terkait berbagai anggapan negatif dari masyarakat terkait dua ‘anaknya’.

Seperti diketahui, Ivan Gunawan saat ini tengah ramai jadi perbincangan publik usai mengadopsi dua boneka atau spirit doll yang dianggap sebagai anaknya sendiri.

Dua boneka tersebut bahkan diberi nama Miracle Putra Gunawan dan Marvelous Putra Gunawan dan diperlakukan layaknya ‘bayi’ manusia.

Ivan Gunawan bahkan tak segan merogoh kocek dalam-dalam demi memenuhi kebutuhan sang ‘anak. Ia bahkan mengaku memiliki babysitter untuk membantu merawat anaknya.

“Kebetulan masing-masing anak punya masing-masing pengurusnya, ada yang ngurusin, ada kamar bayinya juga di rumah, “ kata Ivan Gunawan seperti dikutip Kabar Besuki dari Youtube Hitz Infotainment.

Pria yang kini dikabarkan dekat Ayu Ting Ting itu juga mengatakan bahwa dua ‘anaknya’ juga memiliki baju yang mahal-mahal sehingga membuatnya harus mengeluarkan biaya lebih.

“Bajunya aja mahal-mahal, bajunya juga baju tidur sama baju keluar beda-beda,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ivan Gunawan juga memberikan tanggapannya terkait anggapan dari banyak orang yang sering mengaitkan ‘anaknya’ dengan hal mistis atau boneka arwah.

Pria yang akrab disapa Igun itu menegaskan bahwa ‘anaknya’ bukanlah anak setan yang harus dikait-kaitkan dengan jin atau iblis.

“Dan aku mau bilang sekali lagi, bahwa anak saya bukan anak setan, gak ada urusan sama iblis, sama jin, dan segala macam, karena saya bukan mengadopsi ya, saya dapatnya dari Ruben,” ucapnya.

“Walaupun semua orang juga tau itu boneka, tapi semua orang punya cara untuk memperlakukan hal yang dia suka, dia sayang, jadi yang gila bukan Cuma saya,” tambahnya.

Ivan Gunawan juga menyebut bahwa dua anaknya itu bukanlah sebuah boneka melainkan bayi yang menjadi anaknya.

“Menurut saya mereka bukan boneka,” tegasnya.

Kendati demikian, Ivan Gunawan juga tak ingin ambil pusing terkait berbagai asumsi dari masyarakat yang menganggap ‘anaknya’ sebagai boneka arwah.

Menurutnya, setiap orang berhak untuk berpendapat. Namun, Ivan Gunawan mengatakan bahwa ia tidak pernah menganggap bahwa ‘anaknya’ adalah boneka arwah.