Dikira Sabar dan Harmonis, Nyatanya Sarwendah Terganggu sampai Makan Hati dengan Kelakuan Betrand Peto Ini, ‘Gak Usah Alesan!’

Sarwendah dan Betrand Peto selama ini selalu disebut jadi ibu dan anak yang harmonis.

Padahal, semua tahu kalau Betrand Peto bukanlah anak kandung Sarwendah.

Namun, Sarwendah dan Ruben Onsu nampak mencintai Betrand sepenuh hati.

Tapi namanya juga manusia, kesabaran Sarwendah ternyata pernah habis juga kala menghadapi kelakuan sang putra angkat.

Bahkan, Sarwendah makan hati sampai meledak murka.

Kenapa, ya?

Sarwendah Marahi Betrand Peto

Tidak hanya sebal dengan Betrand Peto, istri Ruben Onsu itu juga bete dengan sang putri Thalia Putri Onsu.

Sarwendah merasa bete lantaran aksi kedua anaknya tersebut membuat putri bontotnya, Thania Putri Onsu terbangun dari tidur dan menangis.

Melihat Sarwendah yang tengah menenangkan Thania Putri Onsu di dalam kamar, Ruben Onsu pun menengahi kedua anaknya untuk saling berbaikan.

Kejadian ini berlangsung di salah satu hotel di Negara Italia.

“Oke hug yang bener? Sayang ayah gak? Saling sayang kakak sama cici gak?,” ujar Ruben Onsu sembari meminta kedua anaknya berpelukan untuk saling meminta maaf.

“Pada teriak-teriak, bundanya lagi nyusuin di dalam,” imbuh Ruben Onsu menjelaskan.

Sarwendah pun tiba-tiba keluar dari kamar sembari menggendong Thania untuk diberikan kepada kedua anaknya yang jadi biang kerok putri bungsunya terbangun dan menangis.

Iya adeknya lagi tidur, kakaknya teriak adeknya jadi bangun, ini yah, jagain, tanggung jawab sendiri jagain adeknya,” perintah Sarwendah dengan nada sedikit kesal.

Setelah Thania Putri Onsu berada di dalam pelukan Betrand Peto, Sarwendah langsung menjauh dan terdengar masih mengomeli kedua anaknya.

“Bunda mau beres-beres, siapa suruh ribut-ribut sampai dalem,” omel Sarwendah.

“Hehe bete lagi,” celetuk Ruben Onsu lirih.

“Tadi dia aja uda tidur, tapi bangun lagi,” imbuh Sarwendah.

“Ayoo sekarang cici sama kakak hibur Thania yaa,” pintanya.

Mendengar celetuk Ruben Onsu, Sarwendah kembali mengomel kembali.

“Uda biarin, Bunda mau beres-beres, tanggung jawab berdua,” ujar Sarwendah.

Mendengar permintaan Sarwendah dan Ruben Onsu, Betrand Peto pun terlihat shok, dan mencoba mencari celah mengelak menjaga Thania.

“Tapi setelah bunda siap-siap, boleh kasih ke bunda?,” tanya Betrand Peto.

“Gak tau, bunda masih mau makan, pokoknya jagain adeknya” jawab singkat Sarwendah.

“Ya udah,” jawab pasrah Betrand Peto.

“Ya udah bun, Bunda yang tetot Thalia yang ting-ting,” celetuk Thalia Putri Onsu

“Yang bikin Thania nangis siapa?,” tanya Ruben Onsu.

“Bunda,” jawab Thalia Putri Onsu

“Enggak,” sanggah Ruben Onsu.

Mendengar elakan putrinya, Sarwendah pun merasa terpancing kembali.

“Semoga Ya Tuhan, anak yang berbohong hidungnya panjang,” harapan Sarwendah tak ingin anaknya berbohong.

“Tapi yang nangis di dalam siapa?,” tanya Betrand Peto masih kekeh tak mau disalahkan.

“Yang bikin nangis siapa? Uda yang bikin nangis siapa, tinggal jawab aja deh, gak usah alesan,”perintah Sarwendah.

Rupanya permintaan jawaban Ruben Onsu dan Sarwendah ini untuk mendidik putra putrinya agar berkata jujur dan mempertanggungjawabkan perilakunya.

Akhirnya, Betrand dan Thalia saling meminta maaf dan berpelukan
“Jawab aja,” imbuh Ruben Onsu.

“Kakak aja deh,” jawab Betrand Peto mengalah.

“Idih kakak aja? Kan yang bikin nangis kakak sama cici,” elak Ruben Onsu.

“Jadi yang bikin nangis Thania siapa,” tanya Ruben Onsu kembali

“Berdua,” jawab Thalia Putri Onsu.

“Oke ya udah,” pungkas Sarwendah dan Ruben Onsu