Dianggap Jadi Beban Negara Gegara Positif Terpapar Omicron, Ashanty Ngamuk: Saya Isolasi di RS dan Tanggungan Sendiri

Ashanty baru saja dikabarkan terinfeksi Covid-19 usai menjalani liburan bersama keluarga besarnya ke Turki.

Kabar Ashanty terinfeksi Covid-19 usai pulang liburan dari Turki ini sontak menjadi ‘bulan-bulanan’ netizen.

Terlebih saat ada kabar yang mengatakan bahwa Ashanty terpapar varian Omicron, hal ini sontak memancing amarah netizen.

Tak sedikit netizen bahkan menyebut bahwa Ashanty adalah beban negara karena ikut menyebarkan virus ke Indonesia.

Menanggapi banyaknya cacian dari masyarakat, Ashanty akhirnya tak tinggal diam dan buka suara terkait kondisinya usai dikabarkan terinfeksi Covid-19.

“Buat kalian yang mencaci di saat kondisi aku lagi begini aku ucapkan terima kasih, semoga kalian diberi kesehatan,” tulis Ashanty melalui Instagram Storiesnya @ashanty_ash pada 8 Januari 2022.

Melalui Instagram storiesnya, Ashanty juga mengatakan bahwa dirinya dan keluarga besarnya ke Turki bukan murni untuk liburan.

Melainkan ada pertemuan dua keluarga yang sudah bertahun-tahun tidak ketemu sehingga mengharuskannya pergi ke Turki.

“Kalian nggak pernah tau alasan seseorang untuk melakukan sesuatu, tetapi begitu ringan menghujat,” ucapnya.

“Kalian tidak pernah tau isi hati orang lalu bisa seperti yang paling paham, kami bukan sekedar jalan-jalan, tapi kami ada pertemuan keluarga besar setelah bertahun-tahun nggak ketemu,” sambungnya.

Ashanty juga mengatakan bahwa saat dirinya dinyatakan positif Covid-19, ia sudah menjalani berbagai prosedur dan aturan yang diterapkan oleh pemerintah.

Ia bahkan mengaku sedih lantaran harus menerima banyak hujatan dari masyarakat usai dirinya mengklarifikasi terpapar Covid-19 usai pulang liburan dari Turki.

“Kita ikutin aturan dan prosedur setelah bepergian pun kalian hujat seenaknya, tanpa memikirkan perasaan orang yang kalian mungkin nggak tau kondisi hati, psikisnya dll,” tuturnya.

“jujur sedih ya liat bagaimana kalian begitu mudah mencaci orang yang bahkan kalian nggak tau kenapa orang tersebut harus pergi, apa alasannya, bagaimana. Kecuali saya kabur saat positif, lagi sakit pun masih disakitin.” tambahnya.

Mertua dari Atta Halilintar itu juga menegaskan bahwa ia menjalani isolasi dengan biayanya sendiri dan bukan memakai fasilitas negara seperti halnya karantina terpusat di wisma atlet.

“Beban negara kalau saya di wisma atlet, ini saya di isolasi di rs dan tanggungan sendiri,” pungkasnya.