TNI AD Jaga Ketat Rumah Sunan Kalijaga Usai Belasan Orang Menyerbu, ‘Getah’ Bela Doddy Sudrajat?

Usai jadi bulan-bulanan publik lantaran kawal Doddy Sudrajat dalam kasus dugaan eksploitasi anak, Sunan Kalijaga mengaku alami pengalaman tak terduga.

Melalui unggahan di akun Instagram Story pribadinya, Sunan Kalijaga memperlihatkan pengawalan ketat dari personel TNI Angkatan Darat juga pihak kepolisian.

Terpantau, lokasi yang dicantumkan oleh Sunan Kalijaga dalam unggahan tersebut adalah ‘depan rumah gue’ yang menyiratkan penjagaan itu digelar di lingkungan tempat kediamannya.

Setelah menampilkan beberapa foto anggota TNI yang berdiri tegap, Sunan Kalijaga mengaku bahwa belakangan ini dia acap kedatangan ‘tamu tak diundang’.

Bahkan orang-orang yang mencarinya nekat mendatangi rumah hingga kantor tempat dia bekerja.

“Kemarin kantor dan rumah saya didatangi belasan orang yang mencari saya,” tutur Sunan Kalijaga sebagaimana dikutip dari Instagram @sunankalijaga_sh pada Sabtu 25 Desember 2021.

Oleh karena itu Sunan Kalijaga terpaksa menutup ‘pintu’ rapat-rapat dan melakukan langkah antisipasi.

“Sehingga terpaksa rumah dan kantor saya dijaga ketat,” tuturnya.

Meski demikian, hingga artikel ini dimuat belum diketahui motif belasan orang itu datang menyerbu rumah Sunan Kalijaga.

Sebelumnya, Sunan Kalijaga sempat menggegerkan publik setelah meminta maaf dan mengaku tak ingin menjadi musuh publik lantaran keputusannya mendampingi ayah Vanessa Angel dalam kasus dugaan eksploitasi Gala Sky.

“Saya meminta maaf. Bila dalam mencari keadilan ada sudut pandang yang berbeda. Setiap Warga negara mempunyai hak yang sama di mata hukum,” ujarnya, dikutip dari akun Instagram @sunankalijaga_sh.

Lebih lanjut, dalam membela kliennya, Sunan Kalijaga meyakinkan pada masyarakat bahwa sebagai pengacara, dia tetap menerapkan asas praduga tak bersalah.

“Saya tidak bilang Pak @dodysoedrajat_1 benar 100 persen. Tapi belum tentu salah 100 persen. Tolong dan bantu saya untuk mencari keadilan untuk semua,” ucapnya.

Dengan demikian, ayah Salmafina ini meminta agar masyarakat tidak serta merta memandangnya dari satu perspektif saja.*