Sambil Nangis, Doddy Sudrajat Minta Tak Lagi Dihujzat

97 views

Doddy Sudrajat menangis saat dimintai tanggapan soal jadi sasaran hujatan warganet dalam kasus perebutan hak asuh cucunya, Gala Sky Andriansyah. Sebagai kakek Gala, Doddy merasa diperlakukan tidak adil.

“Saya seorang ayah yang dizalimi,” kata Doddy Sudrajat, di kanal Youtube KH Infotainment (26/12/2021).

Melanjutkan kata-kata Doddy Sudrajat, Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum ikut menyampaikan keresahan serupa. Bagi Sunan, kedua keluarga harusnya mendapat porsi yang sama untuk mengasuh Gala.

“Tidak perlu ada yang merasa lebih berhak. Enggak boleh begitu. Di darah dagingnya Gala itu mengalir juga darahnya bapak,” ucap Sunan Kalijaga.

Tak baik juga menurut Sunan bila masyarakat terlalu menjustifikasi Doddy Sudrajat sebagai sosok yang buruk untuk tumbuh kembang Gala.

“Sehitam-hitamnya Pak Doddy ada putihnya juga, seputih-putihnya pihak sana pun juga ada hitamnya. Harusnya segala sesuatu bisa dibicarakan dengan duduk bersama,” imbuh Sunan.

Lewat bantuan Sunan Kalijaga, Doddy Sudrajat berharap bisa mendapat keadilan untuk ikut mengurus Gala.

“Allah enggak tidur ya. Bang Sunan datang di saat yang tepat. Saya seorang ayah yang dizalimi. Mudah-mudahan keadilan akan datang nanti,” kata Doddy dengan nada lirih.

Sebagaimana diketahui, Doddy Sudrajat menjadi bahan cacian dan hujatan oleh warganet. Publik menilai, pernyataan dan tindakan Doddy keterlaluan dalam hal perebutan hak asuh Gala Sky Andriansyah.

Doddy Sudrajat misalnya dianggap terlalu ngotot ingin mendapat harta warisan dari Vanessa Angel. Belum lagi rencana Doddy untuk memindahkan makam Vanessa, juga melakukan tes DNA untuk Gala.

Sebaliknya, pihak keluarga H Faisal malah mendapat dukungan dan simpati dari warganet. Faisal dianggap berkebailikan dengan besannya itu. Ayah Bibi Ardiansyah ini dinilai ikhlas untuk memperjuangkan masa depan Gala Sky.

Situasi tersebut membuat Doddy Sudrajat tak nyaman. Dia bahkan sampai menempuh jalur hukum karena merasa perbuatan warganet sudah kelewat batas.

“Jadi ini bukan soal menang kalah, siapa yang lebih berhak atau lebih hebat. Ini bicara tentang masa depan seorang anak yang bernama Gala. Kita juga bicara soal orangtua yang mempunyai hak,” kata Sunan Kalijaga.