Potret Perjuangan, Pemuda Ini Hidupi Kelima Adiknya Pasca Ayah Meninggal dan Ibu Kawin Lagi

Sepeninggal sang ayah yang pergi untuk selamanya, sang ibu memilih pergi kawin dengan laki-laki lain dan meninggalkan enam orang anaknya tanpa asuhan orang tua.

Kakak tertua mereka, remaja laki-laki umur 14 tahun, harus didewasakan keadaan dan mengurus kelima adiknya yang masih kecil. Ia rela putus sekolah demi bekerja di sebuah kilang padi.

Hal itu dilakukan demi menghidupi adik-adiknya. Sementara si sulung bekerja, adik keduanya yang merupakan perempuan satu-satunya membantu menjaga ketiga adik laki-laki mereka di rumah.

Gubuk sederhana itu adalah saksi bisu perjuangan si sulung untuk kelima adiknya agar tidak kelaparan. Bahkan, ia menolak dipisahkan dari adik-adiknya yang ingin dimasukkan ke panti asuhan.

Si sulung bertekad kuat agar mereka tetap bersatu dan berjuang bersama-sama. Ia juga menolak jika salah satu adiknya diadopsi. Mereka akan tetap bersama menghadapi kerasnya dunia.