Potret Haru Kakek Penjual Wayang Hanya Bisa Merenung Karena Sepi Pembeli dan Ditinggal Anaknya Pergi

Meski wayang dagangannya belum satu pun laku, ia masih bisa memaksakan bibirnya tersenyum. Kakek itu hanga bisa pasrah duduk di pinggir jalan.

Pria paruh baya penjual wayang kulit itu biasa berjualan di kawasan Jalan Semeru, Mojokerto. Ia berjualan sendiri, berjalan kaki dari satu tempat ke tempat lainnya.

Per satu buah wayang dijual dengan harga Rp5.000. Namun, meski dagangannya sudah sangat murah, wayang kakek tersebut tidak juga laku dan masih tersisa banyak di keresek merah yang dibawanya

Saat itu, penjual wayang dihampiri oleh seorang pemuda. Sambil ngobrol, pemuda itu pun menanyakan perihal anak sang kakek.

Namun, raut sang kakek tiba-tiba berubah sedih. Suaranya pun bergetar. Ia mengatakan anaknya berada di Surabaya dan tidak pernah pulang.

Meski sedih, akhirnya sang kakek menemukan pembeli pertamanya, yaitu pemuda itu. Ia membeli dua wayang. Hal itu membuat sang kakek sangat bersyukur dan berterima kasih.