Potret Haru, Kakek Ini Tinggal Sebatang Kara dan Terpaksa Hanya Bisa Tidur di Tumpukan Sampah

Sejauh mata memandang, hanya ada sampah dan puing bangunan yang menemani lansia berusia 80 tahun itu. Keadaannya juga sangat memprihatinkan karena lumpuh.

Supeno hanya bisa pasrah sambil merebahkan tubuhnya di atas seng dengan baju lusuh dan tubuh yang tidak terawat. Siang dan malam, ia hanya bisa berbaring di tempat beratapkan langit itu.

Istri Supeno telah lama meninggal dan ia tidak memiliki anak sama sekali. Di sisa usianya, ia harus hidup sebatang kara dan menunggu belas kasihan orang-orang.

Supeno telah lama menderita lumpuh lantaran pernah tertabrak mobil. Kalau pun bergerak, ia hanya bisa ngesot dan itu membuat pinggulnya luka-luka.

Untuk makan sehari-hari, Supeno diberi oleh tetangganya yang iba. Namun, ia tetap saja sendiri menahan panas dan hujan di tempat kumuh itu.