Kisah Sedih Nenek 106 Tahun Ini, Berjuang Mencari Sisa Jagung Walaupun Diupah 4 Ribu Rupiah, Semuanya Demi Menyambung Hidup

Setiap orang tentu ingin menghabiskan masa tuanya dalam keadaan berkecukupan dengan dikelilingi oleh orang-orang terkasih seperti pasangan, anak dan juga cucunya. Sayangnya, sebagian orang justru harus hidup dalam kondisi tak layak di usianya yang sudah senja

Ialah Nek Suniti seorang pencari sisa padi dan sisa jagung di lahan yang telah dipanen orang, Nek su mengawali pagi dengan langkah tuanya yang telah berusia satu abad berjalan menyusuri jalanan dengan jarak 2 km lebih untuk pergi ke tempat ladang untuk memungut sisa padi dan jagung.

Berbekal kantong besek anyaman kecil nek su berjalan dengan penuh harap. Namun setelahnya Nenek hanya mendapatkan beberapa bonggol jagung saja yang telah rusak.

Pernah suatu hari Nenek terjebak di ladang akibat adanya hujan badai deras dan dibawah kilatan petir , Nek Su hanya bisa menengadah tangan dan berdoa kepada Sang pencipta agar beliau selamat dan bisa pulang kerumah

Hasil sisa jagung dan padi yang beliau dapat belum bisa langsung dijual, Nenek perlu menjemur biji jagung terlebih dahulu, biasa nya sampai tiga hari sekali baru bisa dijual, uang yang beliau dapat hanya 4 ribu/tiga hari

Uang segitu tak cukup bagi sang nenek, terkadang sisa biji jagung tersebut nenek masak sendiri untuk mengisi perutnya yang tua

Saat ini Nenek tinggal hanya menumpang di rumah orang. Kasur pun tak punya. Nenek hanya tidur di atas meja bambu. Hidup sendiri membuat sang nenek berusaha tegar. Harapan beliau akan ada nya bantuan biaya hidup agar nenek bisa makan