Hanya Dapat Penghasilan 4 Ribu Sehari, Kakek Tukang Bengkel Sepeda Ini Tetap Berjuang Untuk Nafkahi Istrinya

Kebayang ga si tubuhnya sudah sangat lemah, langkahnya pun kini sudah tertatih-tatih tapi masih harus banting tulang mencari rezeki. Kakek buka bengkel sepeda didepan rumahnya, namun pilunya jarang ada pelanggan yang mampir.

Dengan keadaan seperti ini Kakek harus berjuang dengan keterbatasan tenaga dan usia harus menghidupi keluarganya dengan menjadi montir sepeda, dengan alat terbatas. Kakek Tarmadi setiap harinya menunggu orang yang ingin memperbaiki sepeda.

Kakek juga menderita gangguan pendengaran, Kakek mengaku penghasilan yg didapat tidak menentu, apa lagi sekarang jarang pengguna sepeda, kadang kalo ada yg datang paling buat mompa ban, sehari paling dapet 4rb aja.

Untuk makan tidak cukup apa lagi untuk kebutuhan obat sang istri yang menderita penyakit stroke, meskipun kadang ada tetangga yang memberi makanan kepada mereka namun kakek Tarmadi tak lantas bermalas malasan. dia tetap berjuang setiap hari membuka bengkel sepeda nya dengan harapan ada pelanggan yang datang untuk memakai jasanya.

Nenek udah stroke sejak lama sekarang nenek cuma bisa beristirahat dikasur, setiap hari kakek lah yang merawat nenek dari mulai memberi makan sampai memandikan nenek setiap harinya.

Walaupun dengan keterbatasan fisik karena sudah lanjut usia, mata beliausudah tidak terlalu jelas lagi untuk melihat, jalannya pun sudah agak goyah, namun Kakek tetap semangat memompa ban sepeda dan memperbaiki sepeda yang rusak.