Potret Haru, Kakek Penjual Donat Ini Hanya Bisa Termenung, Tidak Ada yang Mau Beli Dagangannya Karena Takut Soal Pandemi

Saat ditemui, donat yang dijual kakek itu masih sangat banyak, nyaris tidak ada yang laku. Ia pun hanya bisa termenung berharap ada pembeli yang datang.

Kakek bernama Muhidin itu memang telah lama merantau ke Bandung untuk berjualan. Ia berasal dari Garut dan mencoba peruntungannya berjualan di kota. Sehari-hari ia menjajakan dagangan berupa donat di kawasan Balubur Town Square Bandung.

Muhidin dijumpai oleh seorang wanita yang saat itu sedang jalan-jalan di sana. Wanita itu lantas merasa iba lantaran melihat dagangan Muhidin masih tersisa banyak.

“Mungkin orang-orang takut buatbeli juga karena lagi musim corona kali ya? Tapi aku kasihan karena kakek ini bener-bener bengong berharap ada yang beli tapi gak ada satu pun yang beli,” ujarnya.

Menurutnya, kawasan tersebut biasanya ramai oleh orang yang pulang kerja, namun karena diberlakukannya PPKM, tempat itu pun sepi. Akhirnya, wanita itu memutuskan untuk membeli beberapa donat Muhidin. Sebuah donat dihargai Rp5.000.