Kakek Pencari Dus Bekas Ini Rela Basah Kehujanan Demi Cari Nafkah Untuk Dua Cucunya

Di bawah guyuran hujan yang cukup deras, seorang kakek tengah mendorong gerobak besinya tanpa menggunakan payung. Ia baru saja kembali dari mencari dus bekas.

Seorang pemuda bernama Steven Stenly pun menghampirinya dan menanyakan mengapa kakek itu hujan-hujanan. Merasa iba, ia pun mengajak sang kakek berteduh sambil ngobrol.

“Setengah mati memulung sekarang ini,” ungkap sang kakek yang suaranya sudah tidak terlalu jelas itu.

Kakek ini memang biasa mencari dus bekas yang akan dijual ke pengepul. Biasanya dia hanya dapat Rp10 ribu per hari. Namun, hasil itu terbilang sangat kurang apalagi harus menghidupi kedua cucunya.

Untung membantu kakek tersebut meringankan bebannya, Steven pun berinisiatif untuk membelikan sang kakek beberapa kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak dan beberapa roti untuk cucu-cucunya.

Kakek itu kaget, tidak menyangka dirinya akan dibelikan keperluan yang sebenarnya ingin ia beli namun uangnya belum cukup. Selain sembako, ia pun diberi sejumlah uang oleh Steven.

Dengan raut terharu, sang kakek pun berkata, jika hari itu ia tidak mendapatkan hasil, mungkin kedua cucunya tidak bisa makan.