Bikin Haru, Kakek Ini Temani Istrinya Jalan Kaki Sepanjang 6 Km untuk Vaksin Covid-19

Inilah kisah romantis pasangan kakek-nenek di Wonogiri yang fotonya viral di media sosial.

Foto yang beredar di Instagram memperlihatkan pasangan kakek-nenek berjalan kaki di area Desa Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Sang kakek menemani istrinya yang akan mengikuti vaksin.

Pasangan tersebut, diketahui rela berjalan kaki 6 Km untuk menuju lokasi vaksinasi.

Kisah pasangan kakek-nenek ini diceritakan oleh Isabela yang mendapat kiriman foto dari grup.

Kemudian, foto tersebut dibagikan ulang melalui akun Instagram @respostwonogiri.

Kisah Romantis Kakek Wagiyo Temani Istri Jalan 6 Km untuk Vaksin Covid-19

Menurut Isabela, kakek dan nenek itu berjalan kaki sangat jauh untuk melakukan vaksin di Pendopo Kecamatan.

Mereka tidak mau diantar oleh cucunya.

Rupanya, Soginem atau sang nenek mabuk kendaraan.

Sehingga, sang kakek atau Wagiyo menemani istrinya.

“Mereka datang untuk vaksin berjalan kaki dan tidak mau diantar oleh cucunya.”

“Dikarenakan Mbah Soginem mabuk kendaraan, lalu Mbah Wagiyo sebagai suaminya menemani istrinya berjalan kaki,” kata  Isabela kepada Tribunnews.com, Rabu (6/10/2021).

Mereka menuju tempat vaksin dengan berjalan kaki, begitu pun ketika pulangnya.

Diberitakan TribunSolo.com, Kakek Wagiyo rela menemani istrinya, karena istrinya mabuk kendaraan.

Pelaksana tugas (Plt) Camat Paranggupito, Warno, membenarkan kedua lansia itu memang warga Kecamatan Paranggupito.

Dia menjelaskan, Kakek dalam foto itu bernama Wagiyo usia sekitar 80 tahun.

Sementara istrinya, Sogiyem berumur sekitar 71 tahun.

“Mereka jalan kaki dari rumahnya di Dusun Plawon, Gunturharjo. Jaraknya sekitar enam kilometer dan hal itu terjadi pada hari ini,” jelasnya, Senin (4/10/2021).

Dijelaskan Warno, pasangan lansia itu menempuh jarak kurang lebih 12 kilometer pulang pergi.

Kata dia, Wagiyo sudah divaksin sebelumnya.

Jadi saat itu, Wagiyo hanya mengantarkan istrinya, sederhana namun romantis.

Diketahui, mereka berjalan kaki karena Sogiyem takut naik kendaraan dengan alasan bisa mabuk perjalanan.

Sehingga diantarkan suami dengan berjalan kaki.