Bapak Tukang Service AC Ini Berjuang Cari Biaya Pengobatan Demi Sembuhkan Penyakit Langkah Anaknya

Sejak lahir hingga kini berusia 5 tahun, hidup Shafiyah harus dihabiskan untuk berjuang melawan penyakit langka mematikan. Ia mengidap thalasemia, kelainan darah langka yang perlahan dapat menggerogoti fungsi organ vital hingga merenggut nyawa. Tak bisa disembuhkan dengan obat, Shafiyah mestinya jalani operasi cangkok sumsum tulang dengan biaya mencapai 2 miliar

“Dokter sudah bilang, thalasemia itu kelainan darah langka yang belum ada obatnya. Kalau mau sembuh, Shafiyah mesti cangkok sumsum tulang belakang. Biayanya hampir 2 miliar. Ya Allah… Dari mana uang sebanyak itu? Sekarang aja suami saya yang tukang servis AC susah nyari uang gara-gara pandemi…

Kami kesulitan bayar biaya rawat jalan dan transfusi rutin, Shafiyah jadi sering drop… Napas Shafiyah gampang sesek, badannya gampang biru… Perut Shafiyah juga terus membesar karena limpanya mulai bengkak… Ya Allah… Saya takuuuuut sekali kehilangan Shafiyah…” – Bu Maesaroh, istri tukang servis AC.

Namun, jangankan punya uang sedemikian banyak. Upah Pak Andi, ayah Shafiyah, yang bekerja sebagai tukang servis AC hanya 70 ribu/hari. Setengah harus dipakai untuk bayar sewa kontrakan, setengah lagi serba mepet untuk mengisi perut bersama istri dan 3 orang anak. Meski sudah jual motor sampai maskawin, ia mulai tak sanggup biayai rawat jalan intensif dan transfusi darah rutin yang harus Shafiyah lakukan SEUMUR HIDUP (minimal 2x dalam sebulan). Padahal, hanya itulah satu-satunya cara untuk memperpanjang umur Shafiyah

Alhasil, kondisi semakin gawat. Shafiyah sering drop. Napasnya gampang sesak, tubuhnya gampang demam tinggi dan membiru. Kontras dengan ukuran perut yang membesar tak terkendali akibat limpanya mulai bengkak, bobot Shafiyah pun susut drastis karena muntah-muntah terus. Thalasemia yang telah merampas kebahagiaan masa kecil terancam ikut merampas masa depan Shafiyah