Walaupun Dagangannya Jarang Laku, Namun Pak Kamsan Tak Pernah Menyerah Cari Nafkah Untuk Istrinya

Pak Kamsan Tinggal dirumah yang sebagian hanya dari triplek dan seng bekas. Pak Kamsan dan istri harus merasakan ketakutan disaat rumah kehujanan dan kalau ada angin kencang.

Jika hujan besar rumah Pak Kamsan pasti kebanjiran, dan ketika ada angin kencang Pak Kamsan dan istri selalu ketakutan karena takut rumah nya roboh.

Pak Kamsan tidak bisa membetulkan rumah nya, dikarenakan tidak punya biaya untuk membenarkan rumahnya, untuk makan sehari hari pun pak Kamsan masih kekurangan apalagi membetulkan rumah. Terkadang Pak Kamsan dan istri hanya bisa makan nasi dan garam ataupun daun ubi.

Pak Kamsan setiap hari berjualan ikan asin untuk menyambung kehidupan. dengan penghasilan tak menentu pak kamsan rela berkeliling kampung untuk mencari sesuap nasi. setiap ikan asin yang dijual pak kamsan dijual seharga 5000 per bungkusnya. terkadang hanya laku 4 atau 5 per bungkusnya, terkadang juga tidak laku sama sekali. “setidaknya dengan dari hasil jualan ikan asin saya bisa makan, kalau tidak ada penghasilan saya hanya bisa menahan lapar” ucap pak kamsan.