Walau Rumah Hanya Dari Tenda Terpal Kecil, Ibu dan Bapak Ini Bisa Sekolahkan Keenam Anaknya, 2 Sudah Sarjana

Satu keluarga yang terdiri dari orang tua dan enam anaknya tinggal di sebuah tenda terpal kecil yang kumuh. Namun, hidup susah tak menyurutkan niat orang tua ini untuk menyekolahkan keenam anaknya, bahkan beberapa sudah lulus sarjana.

Kisah perjuangan sepasang orang tua asal Malan, Dangi, Malaysia ini dibagikan oleh pengguna Facebook melalui akun Bro Misai. Cerita ini tak sengaja ia dapatkan saat mengantar penumpangnya yang bernama Maznah.

Maznah adalah adik Radzuan yang hendak pulang kampung dan menengok kakaknya, Radzuan. Sesampainya di lokasi, sang supir pun terkejut dengan keadaan rumah yang seperti tak layak huni itu.

Rumah semi permanen yang lebih mirip tenda itu adalah rumah keluarga Radzuan. Di sanalah tinggal sebuah keluarga dengan enam anaknya.

Tenda sederhana itu dibangun di atas bekas rumah orang tua Radzuan dan Maznah yang telah ludes dilalap si jago merah 2015 silam. Radzuan yang bekerja di kilang sawit dengan penghasilan Rp4 juta sebulan tidak sanggup mendirikan rumah baru karena harus membiayai pendidikan anak-anaknya.

Walau hidup dalam kesederhanaan, namun sebisa mungkin anak-anaknya disekolahkan. Si sulung yang berusia 22 tahun tengah menuntut ilmu di UIAM, Gombak. Anak keduanya telah lulus menjadi sarjana muda di Universitas Teknikal Malaysia. Yang ketiga telah lulus dari Politeknik Sultan Idris, Selangor. Sedangkan, tiga anak lainnya kini duduk di sekolah dasar dan menengah.

Berkat unggahan tersebut, kisah perjuangan Radzuan dan istrinya dalam menyekolahkan anak-anaknya pun viral. Beberapa bantuan sempat berdatangan agar mereka dapat segera merenovasi rumah yang lebih layak.

Netizen yang mengetahui kisah ini pun terharu dan salut pada apa yang dilakukan keluarga sederhana ini.

“Orang susah tapi pintar mendidik anak dengan keadaan serba kekurangan, hebat-hebat. Terbaik!” ucap salah satu netizen.