Nenek 80 Tahun Ini Berjuang Jualan Rujak Demi Menyambung Hidup, Walaupun Sudah Lemah dan Jarang ada yang Beli

Di usianya yang telah senja, Mbah Niah masih tetap harus bekerja dengan berjualan rujak demi menyambung hidup dan membayar kontrakan yang ditinggalinya bersama suami.

Nenek 80 tahun ini tinggal bersama suami yang berusia 95 tahun di sebuah kontrakan di daerah Bangkalan, Madura, Jawa Timur

Mereka tidak memiliki anak dan saudara, maka Mbah Niah harus rela membanting tulang untuk makan dan penuhi kebutuhan. Tidak lupa membayar kontrakan seharga Rp1 juta per tahun.

Pekerjaan menjadi pedagang rujak telah ditekuni selama 52 tahun, dari rujaknya seharga Rp1 hingga kini menjadi Rp10 ribu.

Tiap hari, Mbah Niah berjualan dari pukul 17.00 hingga 24.00 malam di sekitar daerah KH Mas Mansur. Meski harus melalui hari yang yang panjang, namun rata-rata yang membeli rujaknya sehari berkisar 3-4 orang per hari.

Tidak jarang juga dagangannya sepi dan dia harus menelan rugi. Belum lagi harus menutupi ongkos transportasi becaknya.