Kisah Sedih, Uang Nenek Ini Tak Cukup Untuk Belikan HP Supaya Cucunya Bisa Ikut Kelas Online

Kebijakan belajar di rumah diterapkan banyak negara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tetapi, tidak semua siswa bisa merasakan nyamannya kebijakan ini.

Bagi anak-anak beruntung yang memiliki akses interet dan gadget bisa nyaman belajar di rumah. Tetapi, tidak semua anak bisa merasakannya.

Pria asal Thailand, Jatupol Borboon, membagikan sebuah kisah yang tak sengaja dia dapatkan. Dia unggah cerita itu ke Facebook, kemudian viral dalam waktu 3 hari.

Dikutip dari World of Buzz, ceritanya dimulai ketika seorang nenek pergi ke toko ponsel bersama cucunya di mal. Ketika itu, Jatupol yang merupakan penjaga toko melihat mereka yang tampak kebingungan.

Pria itu bergegas untuk melayani keduanya. Begitu sang nenek melihat Jatupol, dia bertanya tentang ponsel yang terjangkau.

” Apakah Anda memiliki ponsel yang kurang dari 2.000 baht (Rp900 ribu)?” tanya nenek itu.

Untuk membantu keperluan sang nenek, manajemen toko bertanya untuk siapa ponsel tersebut. Nenek tersebut menjawab ponsel itu untuk cucunya agar dapat mengikuti kelas online.

Karena uang nenek itu sangat terbatas, Jatupol mencarikan ponsel yang sedang promo. Tetapi untuk membeli ponsel itu, sang nenek diberitahu dia perlu berlangganan paket bulanan.

Tidak dijelaskan apakah nenek itu akhirnya membeli ponsel tersebut di hari yang sama, namun dalam akun Facebooknya Jatipul menambahkan pesan.

” Pembelajaran online merupakan inisiatif yang baik, namun untuk anak-anak dari keluarga yang kurang beruntung, pembelajaran tersebut merupakan hak istimewa,” kata Jatipul.

” Sebagian besar siswa sekolah dasar tidak memiliki telepon dan saat ini inisiatif pembelajaran online akan membebani beberapa orang tua,” tulis dia.