Kisah Haru Kakek Dalim, Tak Punya Tempat Tinggal dan Hanya Bisa Tidur Di Teras Warga, Hanya Andalkan Sarungnya Untuk Menahan Dingin

Sudah sejak beberapa  tahun lalu Kakek Dalim hidup sebatangkara. Semenjak istrinya meninggalkan dunia, tak ada lagi orang yang bisa membantunya bertahan hidup. Untuk saat ini Kakek Dalim tak memiliki rumah, tak memiliki baju untuk ganti, dan tak memiliki uang untuk bisa membeli makan apalagi untuk membeli obat.

Kakek Dalim bisa makan apabila ada tetangga yang memberinya makan. Sangat menyedihkan, ketika seorang Kakek yang harusnya bahagia dimasa tuanya, namun Kakek Dalim harus berjuang sendirian melewati panasnya matahari dan dinginnya angin malam.

“Kakek ga punya rumah, sering pindah-pindah, biasanya dari teras ke teras. ga punya selimut, adanya sarung saja.” Ujar Kakek Dalim dengan lirih.

Sedih ketika melihat Kakek Dalim tidur di teras warga beralaskan sarung seadanya. Lemah badannya, tak kuat berdiri. Untuk makan pun Kakek Dalim menunggu warga yang memberinya makan. Dengan tatapan kosong Kakek Dalim bercerita ia telah tak kuat lagi untuk hidup di jalanan warga.

Keadaan Kakek Dalim saat ini ia sedang merasakan sakit tulang yang sangat teramat sakit. saat ia berdiripun sangat terlihat rasa sakit dan lemah dari tubuhnya. dengan tatapan kosong Kakek Dalim berharap akan ada suatu keajaiban yang datang pada dirinya.

“Kakek pengen beli obat, udah ga kuat. Sakit sekali tulang ini.” Ujarnya sambil menatap kosong

Kakek Dalim, sangat ingin bisa sholat pergi ke Mushola setiap saat. Namun, apa daya Kakek Dalim tak memiliki baju yang bersih dan peralatan sholat yang layak. Sambil menangis, Kakek Dalim berharap ia bisa seperti orang-orang yang bisa menunaikan ibadah dengan pakaian yang layak dan bersih.