Dibayar 5 Ribu Rupiah Sebagai Porter, Nenek Tetap Bersyukur Walaupun Tubuhnya Sudah Lemah

Inilah kehidupan seorang porter pelabuhan. Menunggu setiap penumpang yang keluar dari kapal berharap ada yang ingin dibawakan barangnya, kadang Nek Bunga dan Porter lainnya hanya mendapat uang 5000 rupiah kadang tidak sama sekali.

Meski keringat terus bercucuran di sekujur tubuh. Semangat ekstra terlihat pada seorang wanita porter ini yang sudah berumur lansia bernama Bunga Besmen.

Meski usia sudah tergolong sepuh, dia masih semangat mengangkat barang bawaan penumpang mengapa tidak penghasilannya hanya sebagai porter saja. Barang yang sering dia angkut bervarian seperti karung beras, material bangunan, dus, dan bahan pokok lainnya.

Sekali antar barang yang diangkut Nenek Bunga rela di bayar hanya 5000, karena jika mahal di pasang harga biasanya orang yang ingin menggunakan jasa angkut nenenk Bunga dia pindah ke orang lain nak, “nah jika pindah ke orang lain Nenek mau makan apa”?

Pendapatan nenek perhari 40.000 mulai bekerja dari jam 10.00 pagi sampai sore jam 17.00. upah yang nenek dapatkan 40.000 itu setiap hari nenek harus setor 20.000 ke penjaga pelabuhan, agar nenek dan keluarga bisa mencari nafkah di pelabuhan begitu peraturannya

Nenek untuk makan saja setiap hari sudah susah nak jika tidak ada penumpang yang menggunakan jasa nenek terkadang nenek menangis.