Waspada, Perilaku Manipulatif Saat Pacaran Juga Bisa Dilakukan Oleh Remaja Loh!

Perilaku manipulatif saat pacaran tidak hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa. Menurut psikolog, remaja juga bisa melakukan perilaku manipulatif loh!

Perilaku manipulatif merupakan bentuk keinginan mengontrol orang lain dengan cara apapun. Pelaku melakukannya demi kepentingan diri sendiri, yang berujung merugikan orang lain.

“Jadi belum tentu remaja yang berpacaran dengan orang dewasa, orang dewasanya yang memanipulatif. Tapi anak remaja juga bisa ke orang dewasa. Jadi tandanya itu keinginan untuk mengontrol orang lain,” ungkapnya saat dihubungi Suara.com, baru-baru ini.

Hilda menjelaskan pelaku memanipulasi korban bisa dilakukan dengan berbagai cara. Tidak hanya fisik, pelaku bisa memanipulasi dengan mempermainkan emosi, misalnya tantrum dan ngambek kepada pasangan.

Hilda menyarankan, saat menghadapi perilaku manipulatif harus ada batasan diri agar tidak mudah terjebak.

“Kita harus punya batasan diri yang kuat sehingga kita tidak mudah terjebak manipulasi dari orang lain,” lanjutnya.

Lalu bagaimana cara menghadapi pasangan manipulatif? Dilansir dari Alodokter, berikut daftarnya:

Jangan memikirkan terlalu dalam tentang apa yang diucapkan oleh manipulator.

Hindari mengambil keputusan secara terburu-buru.

Tidak perlu mencoba mengalahkan manipulator. Sebaliknya, temukan cara untuk memberi tahu secara halus bahwa Anda paham ia sedang memanipulasi Anda.

Hindari interaksi terlalu banyak dengan manipulator, terlebih jika hubungan Anda dengannya bukan hubungan personal.

Cari orang yang bisa Anda percaya, yang tidak mudah terjebak perilaku manipulator.

Itulah pembahasan tentang perilaku manipulatif dari psikolog.