Walaupun Sudah Berumur 78 Tahun, Namun Nenek Ermida Tetap Berjuang Cari Nafkah Untuk Suami dan 2 Anaknya yang Lumpuh

Masa tua seharusnya dijalani tanpa beban, namun hal itu tidak berlaku bagi Nek Ermida. Tubuh renta nya masih harus berjuang dan bertarung mengadu nasib demi menyambung hidup keluarga nya.

Di usia nya yang menginjak 78 tahun, ia harus menjalani kehidupan yang memprihatinkan. Suami nya yang berusia 81 tahun mengalami kelumpuhan sejak 9 tahun terakhir sehingga tidak bisa bekerja. Tak cukup sampai situ, 2 anaknya yang berusia 41 tahun dan 35 tahun juga mengalami kondisi serupa, yaitu lumpuh sejak kelas 5 SD

Sebenarnya tubuh tua beliau sudah tak sanggup menanggung semua beban di pundak ringkihnya. Namun beban itu mau tak mau harus dipikulnya seorang diri, merawat suami dan anaknya yang lumpuh sekaligus mencari nafkah untuk sekedar menyambung hidup di esok hari

Demi menyambung hidup, Nek Ermida mencari buah pinang ke hutan lalu menjualnya, Hasil yang didapatkan tak banyak hanya 15.000. itupun jika laku. Jika tidak Nenek dan keluarga hanya makan nasi tanpa lauk.

Sahabat, Bagi kita, mungkin uang 15.000 hanya cukup untuk makan satu kali, tapi bagi beliau, uang tersebut harus cukup selama 3 hari. Kadang mereka sekeluarga terpaksa harus menahan lapar saat buah pinang nenek tak laku.

Tak cukup sekedar menafkahi dan merawat, nenek juga harus ekstra sabar saat anak nya merintih kesakitan. Nenek pun tak tahu anak-anak dan suami nya sakit apa, karena nenek tak punya biaya untuk membawa 3 anggota keluarganya untuk mendapat perawatan medis. Sehingga beliau hanya bisa memberikan obat seadanya

“Nenek gak punya uang buat bawa suami dan anak ke Rumah sakit untuk beobat. Karena untuk makan saja sangat susah,” lirihnya

Alhasil beliau tidak bisa melakukan apa-apa dan hanya bisa pasrah. Ditambah tubuh ringkihnya sudah sering sakit-sakitan karena faktor usia.