Walaupun Dagangannya Jarang Laku, Namun Pak Kamsan Tak Pernah Menyerah Cari Nafkah Untuk Istrinya

Pak Kamsan Tinggal dirumah yang sebagian hanya dari triplek dan seng bekas. Pak Kamsan dan istri harus merasakan ketakutan disaat rumah kehujanan dan kalau ada angin kencang.

Jika hujan besar rumah Pak Kamsan pasti kebanjiran, dan ketika ada angin kencang Pak Kamsan dan istri selalu ketakutan karena takut rumah nya roboh.

Pak Kamsan tidak bisa membetulkan rumah nya, dikarenakan tidak punya biaya untuk membenarkan rumahnya, untuk makan sehari hari pun pak Kamsan masih kekurangan apalagi membetulkan rumah. Terkadang Pak Kamsan dan istri hanya bisa makan nasi dan garam ataupun daun ubi.