Walau Punya Masa Lalu Kelam, Bapak Ini Sukses Jadi Pengusaha dan Punya Tambak Udang 700 Hektar

Pengalaman pahit menjadi pria yang seringkali membuat rusuh hingga hidup di jalanan pernah dialami Muhammad Iksan. Pria yang akrab disapa Bang Mandor ini menyadari perbuatannya.

Akhirnya, ia memilih bertaubat dan memulai bisnis. Berkat kerja kerasnya yang pantang menyerah, kini Iksan berhasil memiliki 700 Ha tambak udang.

Siapa sangka, bos tambak udang ternyata memiliki kisah kelam. Iksan pernah menjadi sosok yang kerap berurusan dengan aparat hingga sang ibunda berurai air mata.

“Orangtua didatangi (polisi) terus, bermasalah terus, akhirnya saya pergi ke terminal. Urusan sama polisi terus, susah juga tentunya, emak nangis terus,” terangnya.

Memutuskan untuk pergi dari rumah rupanya bukan menjadi solusi. Kala itu, ia harus merasakan kesulitan hingga sempat tak makan selama dua hari hidup berpisah dari orangtua.

“Akhirnya saya kan belum mengerti caranya cari uang, saya sampai dua hari gak makan itu,” ujarnya

Kesulitan terus dialami, namun hidup juga harus berlanjut. Meski kesulitan dan tidur di jalanan, namun Iksan menolak untuk kembali ke rumah lantaran perasaan malu, terus-menerus menjadi beban keluarga.

“Saya kurang lebih mengalami itu (kesusahan) tidur di emperan toko, gak pernah pulang kampung, malu kan,” terangnya.

Hidup di jalanan rupanya membuat mental Iksan kian terbentuk. Setelah selesai menjadi sosok yang kerap adu fisik, ia pun memutuskan untuk bertaubat.

Iksan belajar berbisnis untuk mencari nafkah di jalan yang benar. Hal itu ia mulai dengan berdagang asongan.

“Belajar bisnis ya dari mentor-mentor saya. Alhamdulillah saya dulu mengawali bisnis kan dari pengasong, waktu hijrah dari preman jalanan itu saya ngasong. Dari situ saya belajar (bisnis),” ujarnya.

Dari berdagang asongan hingga beralih ke usaha lainnya, Iksan menemui berbagai sosok inspiratif yang memberikannya banyak ilmu. Salah satunya ilmu mengenai berbisnis.

Dari sana, Iksan lantas merintis bisnis miliknya sendiri yang berupa tambak udang. Bisnisnya pun kian berkembang dan kerap menjadi langganan perusahaan besar hingga ternama di Tanah Air.

Betapa bersyukurnya, kini Iksan bisa kembali ke kampung halamannya di Muaragembong, Bekasi, Jawa Barat dan berbisnis. Hingga saat ini, tambak udangnya telah menggunakan lahan seluas 700 hektar.