Tak Mau Kehilangan Neneknya, Adik Pemulung Ini Berjuang Cari Biaya Untuk Neneknya Berobat

Perkenalkan bocah tangguh ini,namanya fajar teguh Riyanto Muhammad (11 tahun) . Bocah yang biasa dipanggil fajar ini adalah seorang pejuang tanpa kedua orang tua, ibunda fajar telah meninggal sejak fajar berusia 5 tahun, sang ibunda meninggal dikarenakan kecelakaan di jalan di daerah Tangerang. Sedangkan sang ayah tidak mau mengurus fajar dan meninggalkannya bersama sang nenek. Fajar saat ini duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar.

Fajar saat ini hanya bisa membantu sang nenek, dikarenakan sang nenek baru pulih akibat stroke yang dialaminya. Setiap hari fajar menimba air sumur untuk melakukan kegiatan mencuci piring dan perkasa sehabis nenek makan.

Tangan kecil nya berusaha Kokok untuk menimba air, sebelum mencuci piring fajar dahului dengan mengucap bismillah agar piring tersebut tidak pecah , “ujar fajar sendiri”.

Selain bantu membantu kegiatan rumah, fajar juga mengais tutup botol bekas, fajar memulai mencari tutup botol setelah kegiatan sekolah dan rumah sudah selesai. Jalanan desa pun fajar susuri demi satu biji tutup bekas yang ia kumpulkan untuk satu karung, setelah terkumpul tutup bekas tersebut biasa fajar jual dengan Rp.20.000 saja,

Uang segitu fajar kasih kepada sang nenek untuk membeli kebutuhan makan sehari- hari. Itupun sering tak cukup untuk fajar dan sang nenek membeli bahan makanan.

Ketika tim rumah yatim mengunjungi kediaman fajar, hanya ada bekas sisa nasi kering di piring makanan , entah kapan sisa makanan tersebut tergeletak di lantai. Sungguh miris melihat keadaan fajar.