Sambil Tahan Sakit Kaki, Pak Yasmin Tetap Jualan Koran Demi Nafkahi Keluarga

Dengan menahan sakit kakinya, Pak Yasmin (41 tahun) harus tertatih-tatih, bersusah payah untuk berjalan, apalagi harus membawa koran dalam jumlah yang banyak. Ia berjualan koran sekitaran jalan Pancasila Pontianak, yang jaraknya sekitar 4 kilometer dari rumahnya.

Untuk sampai ke lokasi tempat ia berjualan, Pak Yasmin harus menaiki oplet, ia harus mengambil koran terlebih dahulu ke Pontianak Post yang kemudian di jual dengan harga 2000 rupiah per eksemplar. Penghasilan Pak Yasmin sekitar 25-35 ribu rupiah, uang tersebuat untuk menafkahi istri dan seorang anaknya dan juga untuk membayar kost per bulannya.

Pak Yasmin pernah berjualan tidak laku sama sekali, jika seperti itu, ia harus mengembalikan koran tersebut dan bahkan beliau tidak membawa uang ketika sampai di rumah, sehingga kadang-kadang ia sering merasakan kelaparan. Ia sudah berusaha berjualan dari jam 10 pagi hingga 11 malam. Jika hujan maupun kepanasan, ia hanya bisa beristirahat di warung di pinggir jalan.

“Demi mencari Rezeki yang halal, Insyaallah berkah.”Tutur Pak Yasmin

Pengalaman pahit pernah dialami Pak Yasmin selama berjualan pernah di tabrak oleh motor ketika menyebrang jalan, sehingga membuat beliau terluka dan harus di bawa ke rumah sakit. Tak hanya itu saja, ia juga pernah tidur di tepi jalan ketika berjualan.