Potret Haru Prajurit TNI Pertama Kali Pulang Kampung, Tak Mau Lepas Pelukan Ibunya

Jadi seseorang prajurit Tentara Nasional Indonesia(TNI) wajib siap jiwa serta raga. Salah satu resiko profesi yang tentu hendak dirasakan tiap prajurit merupakan jauh dari keluarga serta kampung taman. Umumnya mereka hendak berdinas dalam periode lumayan panjang serta tidak sering kembali.

Tidak mengherankan bila kepulangan seseorang prajurit hendak disambut haru oleh orang tua ataupun istri serta anaknya. Semacam cerita seseorang prajurit bernama yang disambut tangin si bunda.

Mengutip kanal YouTube Muh Iswandi Alfarizi, Kamis 22 Juli 2021, nampak seseorang prajurit laki- laki yang baru awal kali kembali ke kampung taman sehabis setahun berdinas.

” Sehabis 1 tahun lulus jadi Tentara Nasional Indonesia(TNI) Angkatan laut(AL), baru awal kali kembali ke rumah,” dilansir dari penjelasan video.

Menggunakan seragam loreng lengkap dengan tas punggung besar, prajurit itu kesimpulannya dapat menginjakkan kembali kaki di taman rumahnya. DI dikala bertepatan, si ibunda sama sekali tidak mengenali kepulangan anaknya tersebut.

Bagi owner akun Youtube tersebut, si prajurit memanglah terencana tidak memberitahu kepulangannya sebab mau menjadikannya selaku kejutan istimewa untuk ibunya.

Tanpa membuang waktu, prajurit tersebut langsung merambah rumah serta bergegas mengarah kamar ibundanya.

Di dalam kamar, si bunda yang lagi tidur mendadak langsung bangun serta memeluk putra yang sudah lama tidak kembali.

” Anakku kembali,” katanya sembari haru.

Seolah tidak yakin dengan panorama alam yang dilihatnya, si bunda hingga merasa takut memandang kedatangan putranya itu.

Bunda Takut Anaknya Kabur

Walaupun senang, si bunda nyatanya takut utranya tersebut kembali sebab melarikan diri dari kesatuannya.

” Mengapa dapat seketika kembali? Kau kabur ya nak?” ucapnya seraya memeluk erat.

Momen kala itu berlangsung haru. Dekapan yang mendarat hangat pada wujud si ibunda terlihat tidak dilepasnya.

Keadaan kesehatan perempuan yang disayangnya itu juga tidak luput dari perhatiannya. Prajurit itu mengecek bagian kaki ibundanya yang hadapi kendala.