Potret Haru, Kakek Tukang Odong-Odong Ini Tetap Berusaha Cari Nafkah Walaupun Tubuh Sudah Lemah

Sebuah video yang memperlihatkan kisah perjuangan seorang kakek penjaja odong-odong viral di media sosial Instagram. Tak seperti odong-odong pada umumnya yang bergerak karena kayuhan pedal sepeda, odong-odong milik kakek ini harus didorong secara manual untuk bisa bergerak.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @f.anandaputri, Rabu (14/4/2021) tampak seorang kakek seadng mendorong gerobak odong-odongnya.

Dalam video tersebut disampaikan keterangan bahwa pada hari itu, kakek penjaja odong-odong belum mendapatkan satu pun pelanggan.

“Hari ini belum dapat uang sama sekali, panas terik abah tetap harus mendorong odong-odongnya,” tulis akun tersebut.

Kakek tersebut lantas menjelaskan bagaimana ia mengoperasikan odong-odong tersebut. Bukan dengan dikayuh, sang kakek harus mendorong odong-odongnya secara manual dalam jarak tertentu.

“Kaya odong-odong gitu ya bah ya?” tanya wanita dalam video tersebut.

“Kalau odong-odong mah dikayuh, kalau ini didorong,” ujar sang kakek.

Saat ditanyai oleh perekam video, kakek tersebut mengaku mematok tarif 5 ribu rupiah untuk satu anak yang naik odong-odongnya.

“Biasanya berapa bah tarifnya?” tanya wanita itu.

“Sehari, biasanya 50, 75 (ribu),” jawab si kakek.

“Kalau misalnya anak kecil naik berapa?” tanya wanita tersebut.

“5 ribu bolak-balik, dari sini ke sana balik lagi ke sini,” ujar sang kakek.

Melihat kisah perjuangan sang kakek mencari nafkah, para warganet terenyuh. Mereka lantas menuliskan doa untuk sang kakek agar senantiasa sehat dan mendapat kecukupan rezeki.

“Ya Allahh, semoga dilancarkan rejekinya ya bah aminnn, maaf cuma bisa mendoakan bah,” tulis warganet dengan akun @nilaadeli***.

“Maasya Allaah masih semangat.. Gak capek… sehat terus abah, lancar dan berkah rezekinya,” tulis warganet lain dengan akun @anisya***.

“Semoga abah selalu sehat ya,” tulis warganet dengan akun @shellar***.

“Alhamdulillah, ada yang repost. Dari dulu ingin banget ada yang bantu Abahnya, kasihan setiap ketemu gak pernah ada yang naik odong-odong Abah. Aku cuma bisa bantu sewajarnya aja setiap ketemu Abah. Kasian abahnya udah tua, buat kakak-kakak bantu yu abahnya. Sekecil apapun bantuannya pasti sangat berarti banget buat abahnya,” tulis warganet lain dengan akun @mayalindasa