Potret Haru Bapak Penjual Es Jadul, Tulisan Di Gerobak Dagangannya Bikin Terharu

” Aku itu udah tua, apa sih yang ingin dicari.”

Hidup memanglah penuh dengan perjuangan. Tetapi kala umur telah menggapai angka senja, umumnya mereka istirahat. Walaupun demikian, nyatanya masih banyak para lanjut usia yang memutuskan buat senantiasa bekerja demi bertahan hidup.

Semacam Mbah Jumiyo ini. Mengutip dari Kitabisa. com. umurnya telah menggapai 70 tahun. Tetapi dia senantiasa berjualan Es Jadul.

Mbah Jumiyo sendiri sesungguhnya telah menyadari kalau Es Jadul ini telah terisap jauh oleh era. Walaupun demikian, Mbah Jumiyo senantiasa bersikeras buat berjualan Es Jadul guna melestarikan jajanan jaman dahulu. Pula, dia percaya sekali berjualan es jadul merupakan salah satu jalur rezekinya.

” Aku senantiasa jualan es jadul walaupun telah dimakan jaman. Aku optimis tidak hanya melestarikan jajanan jaman dahulu, salah satu rezeki aku merupakan keliling es jadul ini. Untung terdapat istri aku yang senantiasa dukung serta ngebantuin,” ucap Mbah Jumiyo.

Mbah Jumiyo jualan es jadul dibantu oleh istrinya, Mbah Poniyem. Mereka membuat es jadul kala di pagi hari, serta menjualnya dari sore hari sampai tengah malah. Dengan bekal sebotol air putih serta nasi tempe, Mbah Jumiyo terus mengasub sepeda gerobaknya sampai jualannya berakhir.

Walaupun penghasilannya tidak seberapa serta hingga malam pula, Mbah Poniyem malah menggratiskan jualannya kepada anak yatim. Sementara itu satu es jadul yang dijual cuma dengan harga 2000- 3000 rupiah saja.

Tidak cuma itu, Mbah Jumiyo juga jug arajin bersedekah. Dia senantiasa menyisihkan penghasilannya ke Panti serta membagikan alquran dan Iqra buat TPA di dekat rumahnya. Baginya, di umurnya yang saat ini, dia tidak lagi mencari harta. Dia mau membuat kanak- kanak bahagia.

” Aku itu udah tua, apa sih yang ingin dicari. Aku jualan bukan buat menumpuk harta, dapat makan bersama istri serta keluarga hari ini aja udah bersyukur. Aku hanya pingin nyenengin kanak- kanak, paling utama mereka anak yatim serta dhuafa,” kata Mbah Jumiyo.

Mbah Jumiyo begitu baik hatinya. Keinginannya yang belum terwujud begitu simpel, ialah membagikan sembako buat anak yatim serta dhuafa dan merenovasi masjid.

Jika kalian ingin membantu mewujudkan keinginan Mbah Jumiyo dengan memberikan sebagian kecil rezekimu, kamu bisa berdonasi di link ini