Potre Haru, Jualan Sampai Tengah Malam Belum Laku, Ibu Penjual Roti Ini Dapat Rezeki Tak Terduga

Beredar video haru dibagikan bos jalan tol Jusuf Hamka. Kala itu dirinya pulang dari sebuah acara berpapasan dengan seorang ibu tertatih mengayuh gerobak jualannya.

Tepatnya di Jalan Lautze Dalam, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Jumat (16/7) sekira pukul 21.00 WIB. Lantaran telah melewati jadwal pengetatan PPKM Darurat, ibu itu mengaku harus menggantikan suaminya yang tengah sakit.

Jusuf yang tak tega pun memberi segepok uang. Tapi si ibu seakan tak percaya dan menolak. Hal itu membuat sang konglomerat memohon, bahkan memaksa ingin membantu.

Momen pilu dibagikan oleh Jusuf Hamka, kala dirinya pulang dari acara bersama Wali Kota Jakarta Pusat. Ia berjumpa dengan seorang ibu yang tertatih mengayuh gerobak jualannya.

“Saya melihat seorang ibu-bu tertatih gowes gerobak roti. Jawaban ibu ini, membuat saya terkejut dan menitikan air mata,” tulisnya dalam caption.

Bahkan, Komisaris Utama PT Mandara Permai itu mengaku sedih. Mengetahui bahwa ibu tersebut harus menggantikan suaminya bekerja karena sedang sakit.

“Sudah jam 9 malam saya lihat tukang roti masih berdagang. Bahkan masih banyak dagangannya. Ternyata yang jualan adalah ibu-ibu. Beliau menggantikan suaminya karena sedang sakit,” tulis Jusuf dalam keterangan badan video.

Meski telah ditegaskan lagi mengenai ketatnya PPKM Darurat, ibu itu memang harus berjualan. Demi bisa membeli obat untuk suaminya.

“Ketika saya berikan edukasi tentang PPKM Darurat, ternyata ibunya sudah tahu. Tapi dia tidak ada uang untuk membeli obat suaminya,” sambungnya.

Uniknya, ibu penjual roti itu menolak saat Jusuf hendak memborong seluruh dagangannya.

“Saya putuskan untuk membeli semua dagangannya. Tapi ibunya menolak karena dia tidak perlu sebanyak itu. Tapi saya memaksa,” terangnya.

Akhirnya, Jusuf pun memohon kepada ibu pedagang. Ia berencana membeli semua dan membagikan kepada warga yang isoman (isolasi mandiri), kaum dhuafa dan kaum termarjinalkan.

Bahkan dirinya memaksa si ibu. Melihat kebaikan Jusuf yang tulus, ibu itu lantas terharu dan hendak berlutut di hadapan. Seketika ditarik tangannya oleh Jusuf untuk berdiri kembali.

“Ketika saya bilang mau saya beli semua, dia menolak dan seperti tidak percaya 🙏 Namun setelah sedikit memohon dan menjelaskan bahwa saya hanya ingin membantu supaya ibu bisa segera pulang dan beli obat 🙏 supaya Suaminya bisa segera sembuh 👍, baru dia bersedia,” jelas Jusuf.

Sebuah pesan tersirat dari Jusuf. Momen yang sengaja dibagikannya dalam video itu, sebagai bentuk ajakan. Supaya mau beraksi bersama.

“Saya kirimkan pesan ini untuk semua orang. Kalau pun kita harus melakukan pencitraan untuk negeri ini, itu hal yang lebih baik dilakukan daripada hanya berdiam diri dan berkomentar,” pungkasnya.