Berawal Dari Nyeri Tulang, Bu Fitri Ternyata Mengidap Tumor Tulang di Kakinya

Terbaring dan dan tak berdaya, begitulah kondisi Ibu Fitriyah (31). Selama satu tahun berakhir, Bu Fitri hanya bisa berbaring di kasurnya sambil melawan tumor ganas di kakinya.

Awalnya Bu Fitri buruh jahit di garmen Jakarta Barat, namun suatu hari kakinya bengkak dan tak mampu digerakan. Bu Fitri merasakan pegal, nyeri, serta ngilu yang amat di lututnya. Setelah beberapa waktu diketahuilah bahwa nyeri yang Bu Fitri alami disinyalir sebagai awal tumor tulang yang diderita oleh Bu Fitri. Penyakitnya ini membuat Bu Fitri harus berhenti bekerja padahal mempunyai 2 anak yang harus dinafkahi.

Suaminya sudah meninggal karena komplikasi, Bu Fitri kini bingung harus bagaimana menafkahi anaknya dan penyakit yang sangat cepat mengganas menyerang kakinya. Menurut dokter yang memeriksa Bu Fitri, berdasarkan hasil pemeriksaan lab yang Bu Fitri jalani, hasil rontgen menunjukan bahwa tumor ganas di kakinya harus segera diangkat melalui operasi.

Namun sampai saat ini operasi tersebut belum dilaksanakan oleh Bu Fitri karena terbentur biaya. Untuk makan sehari-hari saja Bu Fitri bergantung pada ibu dan kakak kandungnya, Pak Yudi (40).

Pak Yudi merupakan seorang buruh sablon di pabrik textile dengan penghasilan yang kurang dari 300 ribu setiap minggunya. Uang tersebut Pak Yudi cukupkan untuk kebutuhan sehari-hari seluruh keluarganya termasuk 2 anak Bu Fitri yang duduk di bangku SD dan TK.

“Gaji saya itu gak nentu bang, tapi rata-rata tak kurang dari 300 ribu dalam seminggu. Namun untuk keluarga dan adik saya agar bisa sembuh, saya akan berjuang walau harus sampai hutang sana sini demi kesembuhannya Fitri. Saya ikhlas menanggung semua ini,” lirih Pak Yudi.