Intip Kocaknya Nella Kharisma dan Dory Harsa ‘Bertukar Peran’ Setelah Cover Lagu Ngidam Pentol

Nella Kharisma sebentar lagi melahirkan anak pertamanya dengan penabuh kendang, Dory Harsa.

Kandungannya diketahui telah memasuki trimester tiga.

Meski sedang hamil tua, Nella nampak masih aktif berkegiatan.

Bahkan ia dan sang suami baru-baru ini membagikan video kocak di TikTok Instagram.

Pasangan suami istri ini terlihat bertukar peran.

Dory Harsa terlihat berdandan seperti layaknya wanita hamil dan memakai daster menirukan sang istri.

Lalu Nella berdandan seperti seorang pria dengan memakai udeng ikat kepala.

Aksi pasangan ini mengundang gelak tawa netizen.

Sebuah kiriman dibagikan oleh NELLA KHARISMA (@nellakharisma)

Keduanya nampak menyanyikan lagu cover terbaru mereka berjudul Ngidam Pentol.

Ternyata cover lagu tersebut dinyanyikan saat acara 7 bulanan kehamilan Nella.

Nella dan sang suami berduet menyanyikan lagu berbahasa jawa tersebut.

Cover lagu mereka sukses mendapat perhatian publik.

Baru sehari dirilis sudah menjadi trending nomor 9 di YouTube.

Saat artikel ini ditulis, video cover Ngidam Pentol yang dinyanyikan Nella dan Dorry sudah trending di nomor 6.

Berikut video dan arti lirik yang dinyanyikan Nella dan Dory:

Bojoku meteng pitung  wulan (istriku hamil 7 bulan)

Ben dino ngiler jarene ngidam (setiap hari ngiler katanya ngidam)

Sak njaluke kudu keturutan (apa-apa harus diwujudkan)

Iki ngidam opo kesempatan (ini ngidam apa kesempatan?)

Iki ngono perbuatanmu mas (ini perbuatanmu mas)

Wetengku cilik mbok gawe lemu (perutku kecil kamu buat gendut)

Kowe seneng nggugahi wong turu (kamu sukanya membangunkanku tidur)

Ra diwehi mengko kowe nesu (nggak dikasih nanti kamu marah)

Yowis cah ayu, bojoku sing ayu dewe (yasudah cantik, istriku yang paling cantik)

Dewe dewe dewe

Gek ndang omongo, opo sing mbok kepengini (buruan bilang kamu pengen apa)

Gek ndang tak turuti (aku akan wujudkan)

Sing tak pengini, sing gampang-gampang (yang aku inginkan yang mudah)

Janji kudu keturutan (yang penting diwujudkan)

Aku pengin pentol sing enek endok’e (aku ingin bakso yang ada telurnya)

Aku pengin pentol sing dobel endok’e

Aku pengin pentol pentol pentol pentol endok

Sing okeh emine (yang banyak mie-nya)

Kowe pengin pentol (kamu ingin bakso)

Sing enek endok’e

Kowe pengin pentol

Sing dobel endok’e

Kowe pengin pentol pentol pentol pentol

Endok, sing okeh emine