Skip to main content

Coki Pardede Komentari Kasus Gofar, 'Malas dengan Orang Bijak Dadakan'


 Kasus yang menimpa mantan penyiar radio Gofar Hilman menuai komentar Coki Pardede.

Dalam thread Twitternya, Coki menuliskan bahwa ia malas dengan banyaknya orang bijak dadakan yang hadir saat menanggapi permasalahan asusila yang tengah menimpa Gofar Hilman itu.

"Yang paling bikin males dari drama 'speak up' ini adalah para 'moralis' dan 'orang bijak' dadakan yang hadir dgn kata-kata mutiara," cuit Coki Pardede, Jumat (11/6/2021).

Rasa malasnya itu rupanya terjadi karena Coki merasa orang-orang tersebut hanya bisa mengutuk aib orang lain tanpa sadar bahwa mereka juga punya aib.

"Kebanyakan orang-orang di twitter cuma bisa mengutuk aib orang lain yg kebongkar.

"Tanpa sadar bahwa mereka juga punya aibnya yg tersimpan di lemarinya.

"Seolah-olah kalo mengutuk aib org lain, aibnya sendiri jadi hilang. Lucu lucu lucu," komentar Coki.


Kendati demikian, komika jebolan SUCI 4 itu tidak membenarkan tindakan asusila yang dituduhkan temannya, Gofar Hilman.

"Bukan maksudnya menyepelekan kesalahan yg dituduhkan ya. Pelecehan seksual itu hal serius, apalagi kalo terbukti.

"Tapi maksud gw, setiap org punya tengkorak di lemarinya masing".

"Kenapa pada heboh? Kebetulan aja di terkenal jadi lebih rentan," sambung Coki.

Meski begitu, Coki Pardede berpendapat bahwa pelaku asusila umumnya merupakan kalangan orang yang memiliki bakat luar biasa.

"Tapi suka apa enggak, biasanya public figure yang kena kasus pelecehan seksual atau skandal seks itu rata" bakatnya luar biasa lho atau pencapaiannya gokil," kicau Coki.

Bahkan, Coki Pardede kagumi karya pelaku asusila, seperti Bill Cosby dan Harvey Weinstein.

Hal itu karena baginya kedua publik figur tersebut memiliki bakat yang tidak bisa diabaikan.

"Bill Cosby walaupun rapist, tapi skillnya di bidang komedi. Sumbangannya ke orang" afrika amerika saat itu hak bisa disangkal.

"Gw tetep berterima kasih dan kagum sama Harvey Weinstein, walo doi secara moral busuk banget, suka lecehin org di Hollywood.

"Tapi fakta dia juga banyak produserin filem-filem bagus yang gw nikmatin. Gak berubah," cuit Coki Pardede.

Sayang, popularitas yang dimiliki publik figur yang karyanya ia kagumi itu menyebabkan ketidakadilan saat mereka tersandung kasus yang berkaitan dengan moral.

Sebab, publik figur tersebut tidak akan dipercaya sama sekali bahkan pandangan buruk orang terhadap mereka pun tidak seimbang.

"Tapi emang ketenaran ini nggak adil buat orang kayak mereka.

"Ekspektasi orang buat mereka kena judgement keras dan cenderung gak proporsional.

"Gak dikasih benefit of the doubt (percaya pada orang tersebut meskipun ragu)," lanjut Coki.

Menurut Coki, pendapatnya soal kagumi karya pelaku asusila tersebut merupakan bentuk penilaian seimbang.

"Menilai seimbang aja. Jgn lebay hahaha, sambung Coki Pardede.

Sebelumnya, Gofar Hilman dituding lakukan tindak asusila.

Hal tersebut terjadi seorang warganet dengan akun @quweenjojo mengaku sebagai korban Gofar Hilman saat menghadiri acara di Malang, pada Agustus 2018 silam.

Isu miring yang menimpa Gofar Hilman itu pun menuai banyak komentar para selebritas, tak terkecuali Coki Pardede.

Namun sayang, komentar Coki Pardede ini pun menuai kontroversi.

Bahkan, Coki Pardede pun dibanjiri kritikan lantaran mengagumi karya pelaku asusila.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar