Skip to main content

Padahal Gajinya Capai Angka Miliaran Tapi Malah Tak Pernah Nafkahi Ratu Rizky, Biodata Alfath Fathier Pemain Sepak Bola Persija Jadi Sorotan


Suddenly a lot of discussion, see the biodata of Aftah Fathier Bintang Persija Jakarta.

Alftath Fathier's bio is now in the public spotlight after Queen Rizky Nabila's shocking confession.

Alfath Fathier's bio is taken from several sources.

Alfath Fathier himself is actually a figure who is no longer salty in the world of sports, especially football.

His career is currently at the top because of his shrewdness in playing football.

But many did not think that behind his brilliant football game, Alfath Fathier turned out to be a painful figure for Ratu Rizki Nabilla.

Also read:
Deserve to be married to Alfath Fathier, Nadia Christina explains the reason for her heart: 'Many yes'

Ratu Rizki Nabila suddenly made a scene with her confession.

She said she received bad treatment from her ex-husband Alfath Fathier.

Apart from violence, Ratu Rizki Nabila had to have her heart scratched because Alfath Fathier clearly asked to abort their child.

The queen was also forced to abort her womb and during her relationship with him, Alfath never supported her.

"She said that she was two weeks pregnant. I was also not given a living by her, you know. I gave her honor to Rumpi at that time," said Ratu Rizky Nabila quoted on the YouTube channel TransTV Official Rumpi event, Monday (08/02 / 2021).

"
Because I don't want to have a child from you. Hopefully, the child will not be successful. Just ask to leave it because I have a child from you
," said Alfath.


Who is this Alfah Fahier and how is his career in football?

Alfath Fathier ini adalah seorang pemain bola bek unggulan dari Persija Jakarta.

Pria kelahiran Purwakarta 28 Mei 1996 ini, mengawali kariernya dari nol.

Alfath Fathier ini merupakan salah satu tim muda yang berasal dari Persib Bandung.

Di usia 20-an, ia sudah mampu mencapai mimpinya menjadi pemain sepak bola profesional.

Bahkan, Alfath Fthier mendapat julukan sebagai Pangeran Biru Junior.

Ia mengawali kariernya di dunia sepak bola pada tahun 2016.

Saat itu dirinya berusia 17 tahun dan bermain di PON Jawa Barat.

Karena keahliannya, ia ditarik gabung dengan Persiba Balikpapan.

Kesempatan untuk menjadi pemain inti tak disia-siakan oleh Alfath, ia langsung menjukkan performa yang maksimal.

Karena timnya gagal masuk ke liga 1, Alfath akhirnya masuk ke tim yang baru pada tahun 2018 di Madura United.

Kepiawaiannya saat bermain sebagai bek kiri, langsung menjadi sorotan para pengamat sepak bola hingga akhirnya ia ikut bergabung bersama Timnas Indonesia.

Karena kelebihannya, Alfath yang tak pernah bermain di Timnas level junior, langsung melompat ke level senior yang pastinya tidak semua pemain bisa seperti itu dan ia mulai bergabung dengan Persija Jakarta hingga saat ini.

Kira-kira berapa ya gaji Alfath Fathier?

Ternyata gaji Alfath Ftahier bisa sentuh angka miliaran lho!

Jika dilihat dari situs Transfermarkt yang dikutip dari Indosport.com, harga pemain Alfath Fathier terbilang fantastis.

Pemain binaan akademi Persib Bandung itu memiliki nilai pasar sebesar 250 ribu euro atau sekitar Rp 3,5 miliar.

Harga yang tertera itu sudah sebanding dengan prestasi yang selama ini dicapai oleh Alfath Fathier.

Bagaimana ya kelanjutan karier Alfath Fathier setelah kasusnya denga Ratu Rizky Nabila?

 Manajemen Persija akhirnya menanggapi kasus KDRT yang dilakukan beknya tersebut dengan memberikan sanksi.

Sanksi yang diberlakukan pada Alfath Fathier berupa pembebasan tugas bermain di segala jenis kompetisi selama dua bulan.

Tindakan tegas yang diberikan Persija Jakarta berlaku sejak 15 Februari 2021.

Melansir laman resmi persija.id, sebelum sanksi dijatuhkan, manajemen Persija sudah mengadakan pertemuan langsung dengan Alfath Fathier.

"Pada pertemuan itu kita berbicara dari hati ke hati dengan yang bersangkutan," ujar Presiden Klub Persija Jakarta, Mohamad Prapanca dikutip dalam TtribunKaltim.com, Minggu (10/05/2021).

Tujuan pertemuan tersebut adalah untuk mengetahui duduk permasalahan yang sebenarnya.

"Do not judge something based solely on the news on social media, where the portions are sometimes not balanced," explained Mohamad Prapanca.


(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar