Skip to main content

Nikahi Duda Anak Tiga yang Usianya 23 Tahun Lebih Tua, Aktris Cantik Ini Ungkap Alasannya: Aku Merasa Udah Limit dan Harus Menikah


Masih ingat dengan artis lawas Ingrid Kansil?

Ingrid Kansil dulu dikenal lewat kiprahnya sebagai pembawa acara, bintang iklan dan pemain sinetron.

Namun, Ingrid Kansil kini seolah menghilang dari dunia hiburan yang membesarkan telah namanya.

Diberitakan Gridhot.ID, Ingrid sudah jarang tampil di layar kaca setelah menikah dengan Syarief Hasan.

Pernikahan Ingrid itu sempat menggemparkan publik lantaran jarak usia 23 tahun di antara keduanya.

Meski begitu, sosok suami Ingrid Kansil bukanlah orang sembarangan.

Ia merupakan mantan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia pada masa Kabinet Indonesia Bersatu II.

Pria yang kini berusia 71 tahun tersebut telah berkarier di dunia politik sejak tahun 2004 hingga saat ini.

Syarief kini bahkan duduk di kursi mentereng sebagai Wakil Ketua MPR RI dari fraksi Demokrat.

Rumah tangga Ingrid dan Syarief yang sudah dibina sejak 26 Juni 1999 silam selalu adem ayem.

Mengutip Nakita dari YouTube Venna Melinda Vog, Kamis (29/4/2021), Ingrid mengungkapkan alasannya mau menikah dengan Syarief.


Awalnya, Ingrid bercerita bahwa dirinya memiliki target menikah di usia 24 tahun.

"Waktu menikah itu, Pak Syarif umurnya sekitar 47 tahun, saya 24 tahun," akunya pada Venna Melinda.

Kemudian ada temannya yang mengenalkan dengan Syarief.

"Aku terkonsep Mbak, di usia 24 tahun aku merasa udah limit dan harus menikah. Di usia itulah aku ditemuin sama Pak Sayarif, (dicomblangi) sama teman yang kerja satu building yang sama," tuturnya.

Ingrid yang saat itu juga kerja sambil kuliah mulai bergabung dengan komunitas para pekerja.

Saat itu, Ingrid menjadi nasabah bank dan berkenalan dengan salah satu costumer service-nya.

"Aku kerja sambil kuliah, lalu komunitas aku kan orang kerja. Karena aku udah punya pendapatan sendiri, jadi nasabah bank, ketemulah sama costumer service yang mencomblangi aku sama Pak Syarif," ujarnya. 

"'Grid, lo udah punya pacar belum?, aku jawab, 'Gue lagi kosong'," kata Ingrid mengingat pertanyaan temannya.

Lalu bertemulah Ingrid, Syarif dan beberapa orang lainnya berkumpul untuk acara makan malam bersama.

"Akhirnya ketemu dan makan malam. Ternyata Pak Syarif memang rame Mbak, nggak kaya bapak-bapak. Usia 48 masih asik orangnya," tuturnya.

Ternyata, Syarief merupakan tipe pria idaman Ingrid.

Sejak dulu Ingrid menyukai pria yang memiliki umur di atasnya.

"Awal dulu waktu aku jaman masih gadis itu, emang kalo aku dekat sama orang pacaran usianya enggak pernah seumuran," kata Ingrid.

Sejak awal bertemu, Ingrid sudah nyambung ngobrol dengan Syarief.

"Mungkin karena aku anak paling besar, aku tuh orangnya kalau ngobrol atau segala sesuatu itu ilmunya harus di atas dari aku, terkonsep," tambahnya.

Bahkan Ingrid pernah berpacaran dengan pria yang berusia 9 tahun di atasnya.

Menurut Ingrid, Syarief merupakan sosok yang matang.

"Matang bukan selalu materi, ya. Tapi aku juga dari pemikiran dan pengalaman. Jadi aku selalu nyaman dengan pria yang usianya di atas aku," ujarnya.

Sebelum menikah dengan Syarif, Ingrid sudah paham dengan tanggung jawab yang akan ia pegang.

Selain sebagai istri, ia juga perlu menjadi ibu sambung untuk anak-anak Syarif dari pernikahan terdahulu.

Diketahui, Syarif saat itu sudah menduda selama 13 tahun dan telah memiliki tiga orang anak.

"Dia udah duda 13 tahun, beliau berjuang sendiri juga untuk membesarkan anak-ankanya," ungkap Ingrid.

"Lima tahun pernikahan adaptasinya lumayan, apalagi dengan anak perempuan Pak Syarif yang memang lebih dekat dengannya," akunya.

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar