Skip to main content

Bak Tampar Ahmad Dhani di Depan Muka, Maia Estianty Beri Kalimat Pedas Ini Soal Konflik Trsania Marwah ‘Jangan Sampai Ada Brain Wash!’


Seolah Sindir Kelakuan Ahmad Dhani dulu, Maia Estianty Kedapatan Beri Kalimat Pedas Ini Saat Singgung Soal Konflik Hak Asuh Anak Trsania Marwah ‘Jangan Sampai Ada Brain Wash!’

Kandasnya rumah tangga Maia Estianty dengan Ahmad Dhani beberapa tahun lalu memang masih membekas diingatan publik.

Bagaimana tidak, konflik pernikahan mereka memang sangat menyita perhatian publik.

Tak hanya itu, bahkan ketika bercerai keduanya pun harus melewati banyak drama.

Salah satunya soal hak asuh anak.

Saat itu Maia memang tak dibolehkan Dhani untuk bertemu dengan ketiga jagoannya.

Bahkan kini seolah menyindir tingkah Dhani di masa lalu, Maia kedapatan beri kalimat pedas ini saat singgung soal konflik hak asuh anak Tsania Marwah dan Atalarik Syach.

Wah seperti apa ya kira-kira?

Maia Beri Kalimat Pedas Ini 

Saat ini publik memang sedang dihebohkan dengan konflik hak asuh anak antara Tsania dan Atalarik.

Seolah tak mau kelewatan, Maia pun ikut membicarakan hal tersebut langsung bersama Tsania.

Bahkan Maia pun sampai tak ragu beli kalimat pedas ini soal konflik hak asuh anak Tsania dan Atalarik.


Dilansir dari Grid.id, berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi Jawa Barat, Rabu (17/2/2021), artis Tsania Marwa akhirnya mendapatkan hak asuk kedua anaknya dari tangan mantan suaminya, Atalarik Syah.

Oleh karena itu, Tsania Marwa, Tim Pengadilan Agama Cibinong dan pihak kepolisian melakukan eksekusi hak asuh anak ke kediaman Atalarik Syah, Kamis, (29/4/2021).

Menanggapi hal tersebut, Maia Estianty mengungkapkan rasa salutnya kepada Tsania Marwa yang melakukan eksekusi demi mendapatkan anaknya kembali.

Pasalnya, Maia Estianty mengungkapkan bahwa dahulu dirinya tidak pernah melakukan eksekusi meski memenangkan hak asuh anak dan harta gono-gini dari mantan suaminya, Ahmad Dhani.

"Aku aja hingga saat ini belum ada eksekusi sama sekali, walaupun keputusan banyak memenangkan aku," ungkap Maia Estianty saat dikutip Grid.ID di YouTube MAIA ALELDUL TV, Jumat (7/5/2021).

"Sampai sekarang nggak ada eksekusi sama sekali, kalau kamu (Tsania) lebih hebat ada eksekusi, mulai dari anak aku nggak eksekusi."

"Mulai dari harta gono-gini aku nggak eksekusi, Alhamdulillah menang semua," jelas Maia.

Namun, pada akhirnya anak-anak Maia Estianty dan Ahmad Dhani diberi hak untuk memilih antara ayah atau ibunya.

"Tapi di putusan terakhir peninjaun kembali, karena anak-anak sudah di atas 12 tahun, diputuskan sesuai harapan di awal, mereka boleh memilih, itu sangat bagus sekali keputusan itu," ungkap Maia Estianty.

Meski tak setuju terhadap keputusan bahwa sang anak didesak memilih antara ayah atau ibu, tetapi Maia Estianty merasa hal itu jalan keluar terbaik.

Di samping itu, Maia Estianty juga menggaris bawahi, jangan sampai orangtua menghasut anak agar membenci mantan pasangan atau orangtua mereka.

"Tapi memang idealnya begitu, anak-anak tuh nggak boleh disuruh milih bapak atau ibu," sambung Maia.

"Lebih baik terserah anaknya mau ke mana, dan jangan sampai ada brain wash, 'nanti diculik ini loh, atau 'ayah begini loh,' nggak boleh."

"Kita harus secara dewasa untuk men-support anak-anak untuk kebaikan ke depan," tutup Maia Estianty.

Maia Sempat Tak Dibolehkan Bertemu Anak

Saat berpisah dengan Dhani, Maia sempat tak dibolehkan oleh Dhani untuk bertemu ketiga anaknya.

Tentu hal tersebut sangat memberikan luka mendalam untuk Maia.

Dilansir dari Grid.id, hal itu diungkap istri Irwan Mussry tersebut dalam kanal Youtube Daniel Mananta berjudul 'Tujuh tahun lamanya, Maia Estianty terpisah dari anak-anaknya - Daniel Tetangga Kamu'.

Dalam video itu, awalnya Daniel menanyakan perihal rasanya terpisah dari anak-anak.

"Gue sebagai ayah aja kalau misal nggak ketemu sama anak-anak gue, itu gue udah depresi banget.

Apalagi seorang ibu, 3 anak lagi. Gue penasaran, lu ngelewatin depresi seperti itu gak bisa ketemu, dan gimana lu bisa ngelewatin itu supaya bisa tetap kuat?" tanya Daniel Mananta.

Mendengar pertanyaan tersebut, Maia lantas menyinggung masalah takdir.

Dalam keyakinannya, apabila melawan takdir itu akan membuat diri menjadi sakit.

Hal itu ia rasakan saat tak terima dipisahkan dan tak bisa bertemu ketiga buah hatinya.

"Ketika kita melawan takdir yang terjadi pada diri kita, itu pasti akan sakit".

"Itu gue pertama kali enggak terima, kenapa enggak boleh ketemu anak-anak," jawab Maia Estianty.

Ia lantas menyebutkan momen saat ia menemukan titik balik dan menerima takdir tersebut.

Dijelaskan Maia, usai bercerai, ia hidup dalam lingkungan yang baik.

Ia mengaku diberi nasihat oleh pembimbing spiritualnya sehingga ia bisa melalui masa terpuruk tersebut.

Daniel lantas menanyakan nasihat apa yang diterima Maia sehingga ia bisa kuat dan mampu menerima takdir tersebut.

Maia lantas menjawab bahwa ia justru diminta untuk tak mencari anak-anaknya.

"Gue cuma dikasih tahu gini. Gak usah lu cari anak-anak lu. Lu yakin aja suatu saat ini mereka bakal kembali sama kamu".

"Gak usah hukum manusia sok-sokan berantem," jawab ibunda Dul Jaelani tersebut.

Tak hanya itu, Maia juga diyakinkan oleh orang terdekatnya bahwa kelak Tuhan akan mengembalikan anak-anaknya kepada dirinya.

"Pakai Tuhan aja untuk membalikkan anak lu sendiri. Gak usah ego masing-masing gontok-gontokan".

"Yang ada anak lu yang bakal sakit. Lu mundur aja".

"Biar Tuhan yang akan mengambalikan anak-anak lu ke lu sendiri. Itu akan lebih indah," terang ibu tiga anak tersebut.

Mendengar ucapan itu, Maia lantas menurut.

Ia pun akhirnya mundur dan perlahan menerima takdirnya.

"Gue langsung tuh, langsung mundur, gue terima takdir," tutur Maia Estianty.

Usai menerima hal itu, Maia lantas fokus bekerja dan kembali membangun kariernya.

"Akhirnya gue menerima, akhirnya gua nggak mencari anak-anak dan gue fokus kerja dan buat rumah," kata Maia.

Usai 7 tahun berlalu, usaha Maia Estianty pun membuahkan hasil.

Ia akhirnya kembali dipertemukan dengan ketiga anaknya.

Bahkan kini, ketiga anaknya ikut tinggal bersama dirinya.


(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar