Skip to main content

Pernikahannya di Ujung Tanduk, Hotma Sitompul Minta Hotman Paris Tanggung Jawab: Dia Bikin Hancur!

 Belakangan ini banyak kabar kurang mengenakkan datang dari dunia hiburan.

Salah satunya ialah konflik besar di keluarga besar Bams eks Samsons.

Tak hanya Bams eks Samsons saja yang merasakan pahitnya kegagalan dalam rumah tangga, nasib ibunya pun sama dengan dirinya.

Selama ini dikenal harmonis, ibunda Bams eks Samsons, Desiree Tarigan tengah diterpa isu tak sedap.

Pernikahannya dengan Hotma Sitompul disebut tengah berada di ujung tanduk.

Desiree Tarigan telah menunjuk pengacara kondang Hotman Paris sebagai kuasa hukum untuk menangani masalah keluarga yang tengah dihadapinya.

Menjadi kuasa hukum Desiree, rupanya Hotman Paris kini justru berselisih tegang dengan Hotma Sitompul.

Bahkan kini Hotman Paris justru dituding menjadi penyebab retaknya rumah tangga Deisre dan Hotma Sitompul hingga diminta pertanggung jawabannya.


Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube KH Infotainment, Senin (12/4/2021).

beberapa waktu lalu dalam sebuah wawancara, Hotman Paris buka suara soal pernikahan kliennya.

Di mana dikatakan bahwa kecil kemungkinan Desiree dan Hotma Sitompul bisa kembali bersama.

Karena kepada Hotman Paris, Desiree bercerita permasalahan rumah tangga sudah ada sejak beberapa tahun lalu.

Tak sampai di situ, ibunda Bams pun mengaku sudah tidak satu ranjang dengan sang suami.

Kemudian pihak Hotma Sitompul melalui Partahi Sihombing memberikan tanggapan.

Ia menerangkan perihal tujuan awal pihaknya yang justru ingin mempersatukan klien mereka dengan sang istri.

"Kalau kita lihat sekarang statement-nya dia 'ini kelihatannya tidak mungkin lagi dipersatukan'."

"Padahal dari awal tujuan kita adalah supaya ini bisa bersatu," kata Partahi Sihombing.

Akan tetapi kini pernyataan tersebut telah disampaikan oleh pihak Desiree.

Partahi Sihombing pun meminta agar Hotman Paris mau bertanggungjawab atas ini semua.

Menurutnya, ayah tiga anak itu telah menghancurkan rumah tangga orang lain.

"Tapi sekarang statement udah keluar kok dari pihak sana, ya dia yang bertanggung jawablah."


"Kalau dia bikin hancur rumah tangga orang ya tanggung jawab secara moral nanti," tuturnya.

Tak sampai di situ, Partahi Sihombing turut menyinggung soal kekayaan yang dimiliki oleh Hotman Paris.

Ia mengaku tidak peduli dengan jumlah apartemen dan ruko yang sering disebutkan kepada media.

Justru, pihak Hotma Sitompul menantang pengacara 61 tahun itu untuk menjual semua aset tersebut.

Dan kemudian dari hasil penjualan diminta diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan.

"Nggak ada yang peduli kok mau harta dan apartemen 100 kita orang nggak pernah menikmati."

"Kalau kamu memang orang hebat, jual rukomu, jual kau punya apartemen, sumbangin ke fakir miskin," terang Partahi Sihombing.

Tak sampai di situ, Hotma Sitompul menganggap ucapan-ucapan Hotman Paris justru merumitkan masalah.

Bahkan buntut dari kalimat-kalimat yang dilontarkan di media, pihak Hotma Sitompul membuat aduan.

Bersama dengan dua rekan, Partahi Sihombing memasukan aduan ke Komisi Pengawas Advokat, Senin (12/4/2021).

Diwakili oleh sang kuasa hukum, Hotma Sitompul mengadukan Hotman Paris ke Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

"Apa yang kami adukan, adalah pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh Hotman Paris terhadap klien kami Hotma Sitompul," jelas Partahi Sihombing.

youtube image

Pihak suami Desiree menganggap bahwa terdapat sejumlah pelanggaran yang telah dilakukan.

"Tiap kali dia bicara di media, itu semuanya sudah diucapkan yang dianggap masuk pelanggaran."

"Bahkan sekarang seolah diputarbalikkan bahwa kami lah yang dituduh melakukan pelanggaran kode etik," tambahnya.

Pihak Hotma Sitompul menilai ucapan-ucapan Hotman Paris soal kisruh rumah tangga kliennya sudah kelewat batas.

Karena semula pihak Hotma Sitompul dan Desiree sudah ada keinginan untuk bermediasi secara damai.

Akan tetapi karena Hotman Paris, semua menjadi gagal karena ayah sambung Bams itu merasa geram.

"Menurut kami terlalu jauh Hotman Paris ini mengekspos segala macam sehingga tadinya udah mau dekat, jadi jauh lagi."

"Karena ucapan-ucapan dia itu memojokkan, membuat klien kami terutama jadi tersinggung, sakit hati," beber Partahi Sihombing.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar