Skip to main content

Lihat Detik-detik Rina Gunawan Sakaratul Maut, Teddy Syach Ungkap Cerita Pilu Anak Sampai Alami Ini

Teddy Syach mengenang momen terakhir saat membimbing Rina Gunawan melalui sakaratul maut.

Menurut Teddy Syach, momen tersebut tak pernah dapat ia lupakan.

Tiga hari ditinggal untuk selamanya oleh Rina Gunawan, Teddy Syach mengurai cerita pilu.

Meski begitu, Teddy Syach tampak tegar mengurai kondisi anak-anaknya pasca kepergian Rina Gunawan.

Dilansir TribunnewsBogor.com dalam wawancara KH Infotainment, diungkapkan Teddy Syach, sang putra sempat mengalami hal tak terduga saat melihat Rina Gunawan sakaratul maut.

"Saya saksikan sampai sakaratul maut itu bersama anak-anak," ujar Teddy Syach dilansir pada Sabtu (6/3/2021).

Diakui Teddy Syach, ia dan kedua anaknya tak siap kehilangan Rina Gunawan.

Apalagi kala itu, Teddy Syach dan kedua anaknya menyaksikan detik-detik Rina Gunawan meninggal dunia.

"Sebenarnya enggak siap, kita enggak siap, anak-anak enggak siap. Karena siapa sih yang mau menyaksikan orang yang kita sayang, kita cuma bisa menyaksikan dari layar HP ?" pungkas Teddy Syach.

Diungkap Teddy Syach, sang putra, Aqshal sempat mengalami insiden tak terduga saat melihat Rina Gunawan sakaratul maut.

Secara tiba-tiba, Aqshal mengalami kejang.

Kejadian tersebut terjadi saat Teddy Syach sedang menyaksikan momen Rina Gunawan sedang diselamatkan oleh dokter di ICU.

Melihat Rina Gunawan melalui sakaratul maut, Aqshal mendadak kejang-kejang.

Tak tinggal diam, Teddy Syach pun bergegas menenagkan Aqshal yang kejang.

"Anak saya sempat kejang, yang laki. Karena dia pendiam dan terlalu nyimpan. Sempat kejang. Akhirnya pelan-pelan saya naikin lagi semangatnya. Pelan, untuk bikin dia tabah. Akhirnya dia kembali (sadar)," cerita Teddy Syach.


Usai menenangkan sang putra yang kejang, fokus Teddy Syach kembali ke Rina Gunawan.

Dengan sabar, Teddy Syach terus membimbing Rina Gunawan kala melalui momen sakaratul mautnya.

"Enggak mudah sebenarnya buat kami pada saat itu. Saya sudah hancur. Ketika saya menyaksikan, saya harus membimbing istri saya, sampai saat-saat napas terakhirnya. Saya membimbingnya. Meskipun perasaan ini sudah hancur," imbuh Teddy Syach.

Tak mau anak-anaknya trauma, Teddy Syach akhirnya tak memperbolehkan anaknya melihat detik terakhir Rina Gunawan menghembuskan napas terakhir.

Hanya Teddy Syach saja yang benar-benar melihat momen Rina Gunawan menghembuskan napas terakhir.

"Anak-anak saya sudah hancur sekali pada saat itu. Sampai lima menit terakhir, udah enggak lihat lagi itu (layar HP). Saya enggak mau sampai anak-anak tahu tentang bagaimana gambaran sakaratul maut di ICU. Akhirnya cuma saya yang melihat, menyaksikan sampai akhir," imbuh Teddy Syach.

Diakui Teddy Syach, 15 menit di tiga hari lalu adalah momen terberat di hidupnya.

Sebab, Teddy Syach harus menyaksikan orang yang dicintainya pergi untuk selamanya.

youtube image

Diberitakan sebelumnya, Rina Gunawan meninggal dunia pada Selasa, 2 Maret 2020 pukul 19.04 WIB.

Rina Gunawan mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit di Rumah Sakit Pertamina Simprug, Jakarta Selatan.

Sebelum meninggal dunia, Rina Gunawan sempat dinyatakan positif Covid-19 dan mengidap penyakit komorbid asma.

Kepergian pemilik nama lengkap Rina Mustikana Gumilang Gunawan itu meninggalkan duka yang sangat dalam.

Rina Gunawan meninggalkan seorang suami dan dua orang anak.

Curhat Pilu Teddy Syach , Sang Putri Unggah Kenangan Terakhir Bersama Rina Gunawan

Dilansir TribunnewsBogor.com dari unggahan Ummi Pipik, tampak Teddy Syach berdiri di samping makam Rina Gunawan.

Memandangi pusara sang istri, Teddy Syach mengurai curhatan.

Teddy Syach berucap bahwa Rina Gunawan adalah sosok istri, ibu dan anak yang baik.

"Demi Allah, Allah sebagai saksi, apa yang engkau lakukan selama ini baik, baik. Engkau sudah menjalankan tugasmu sebagai seorang istri, sebagai seorang ibu maupun anak," imbuh Teddy Syach dilansir TribunnewsBogor.com, Rabu (3/3/2021).

Tangisannya pecah, Teddy Syach pun melayangkan kesaksian.

Bahwa Rina Gunawan adalah istrinya yang baik.

Karenanya, Teddy Syach bersyukur sebab punya istri seperti Rina Gunawan.


"Aku sebagai saksi. Alhamdulillah, terima kasih ya Allah. Engkau telah mengirimkan istri yang baik untukku. Ibu yang baik untuk anak-anakku. Anak yang sangat sayang kepada orangtua dan teman-temannya," ucap Teddy Syach seraya menangis.

"Mudah-mudahan almarhumah khusnul khotimah," doa Teddy Syach.

Turut mengenang kepergian sang ibunda, putri Rina Gunawan, Karnisya Rahma Syach membagikan unggahan pilu.

Dalam laman media sosialnya, Karnisya membagikan foto kenangannya dengan Rina Gunawan.

Tampak dalam foto, Karnisya sedang duduk di ayunan bersama Rina Gunawan.


Berlatar laut biru, Karnisya tersenyum memandangi wajah Rina Gunawan.

Foto itu seolah jadi kenangan terakhir Karnisya berlibur bersama Rina Gunawan.

Dalam unggahannya, Karnisya membubuhkan emoji hati untuk Rina Gunawan.


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar