Skip to main content

Jumlah Uang yang Diduga Dikorupsi Mark Bikin Zaskia dan Shireen Sungkar Syok, Kia: Gak Mungkin


Cukup lama tak bersuara, Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar akhirya bicara soal kasus korupsi yang melibatkan sang ayah, Mark Sungkar.

Zaskia dan Shireen benar-benar tak percaya dan yakin sang ayah takj melakukan seperti yang dituduhkan.

Apalagi jumlah uang yang diduga dikorupsi Mark Sungkar dinilai dapat diraih tanpa harus korupsi.

Hal ini seperti diungkap istri Irwansyah dan Teuku Wisnu itu melalui tayangan youtube The Sungkars Family berjudul "TANGGAPAN KITA TENTANG PAPA", 10 Maret 2021.

youtube image

Sebelumnya diketahui, Mark Sungkar yang juga Mantan Ketua umum Pengurus Pusat Federasi Triatlon Indonesia (PPFTI), didakwa merugikan keuangan negara senilai ratusan juta rupiah.

Ayah Shireen Sungkar dan Zazkia Sungkar ini didakwa atas laporan keuangan fiktif kegiatan dana Pelatihan Nasional (Pelatnas) Asian Games 2018 di Bandung, Jawa Barat.

Menurut pernyataan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Mark Sungkar telah memuat laporan bukti belanja akomodasi palsu pada kegiatan pelatnas di The Cipaku Garden Hotel.

"Terdakwa telah membuat laporan pertanggungjawaban keuangan yang terdapat bukti/ dokumen fiktif berupa belanja akomodasi kegiatan di The Cipaku Garden Hotel, Bandung, Jawa Barat," ujar Jaksa Nopriyadi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Mark Sungkar disebut tidak segera mengembalikan dana sisa kegiatan ke kas negara yang ditransfer oleh pihak The Cipaku Garden Hotel.

Perbuatan itu dianggap bertentangan dengan Peraturan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Nomor 1047 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah dalam Akun Belanja Barang Lainnya untuk Diserahkan kepada Masyarakat/ Pemerintah Daerah Guna Program Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional.

Tak hanya itu, mantan suami Fanny Bauty ini juga menyampaikan laporan penggunaan yang diterima oleh PPFTI melebihi waktu 14 hari setelah kegiatan selesai.

Hal ini disebut bertentangan dengan peraturan soal petunjuk teknis penyaluran bantuan pemerintah.

Sebab dalam peraturan tersebut, khususnya bagian bab III dijelaskan bahwa penerima bantuan pemerintah wajib menyampaikan laporan secara tertulis kepada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi dan Olahraga, paling lambat 14 hari setelah pelaksanaan kegiatan rampung.

Diketahui pada 2017, Mark Sungkar mengajukan proposal kegiatan bertajuk 'Era Baru Triatlon Indonesia' ke Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) senilai Rp5,072 miliar.

Namun sisa uang Rp399,7 juta dari kegiatan tersebut diduga digunakan memperkaya diri sendiri.

Ia juga diduga memperkaya orang lain, di antaranya:

- Andi Ameera Sayaka sebesar Rp20,65 juta;

- Wahyu Hidayat Rp41,3 juta;

- Eva Desiana sebesar Rp41,3 juta;

- Jauhari Johan Rp41,3 juta;

- Pihak korporasi The Cipaku Garden Hotel atas nama Luciana Wibowo Rp150,65 juta.

Sehingga di total, kerugian keuangan negara atas tindakan itu sebesar Rp 694.900.000 sebagaimana laporan hasil audit BPKP.

Atas tuduhan tersebut Mark Sungkar kini berada di tahanan dan didakwa melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi lebih subsider Pasal 9 Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dilansir dari YouTube The Sungkars Family, dua putri Marsk Sungkar angkat bicara.

Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar menyebut kejadian ini merupakan cobaan dari Sang Ilahi.

"Awal pasti kaget, sedih, cuman balik lagi yang penting kita lebih tahu papah seperti apa. Kita tahu betul ayah kita gak pernah melakukan hal itu (yang dituduhkan)," tutur Zaskia Sungkar dikutip TribunJakarta.com (grup Banjarmasinpost.co.id), Rabu (10/3/2021).

Lanjutnya, Zaskia Sungkar mengungkap sang ayah merupakan sosok yang paling anti dalam hal korupsi.

"Beliau orang yang paling anti sama hal itu yang lagi difitnah ke beliau," ujarnya.

"Sebagai anak kita akan terus mensupport walau sekarang semua orang lagi melihat sepihak aja. Kebenaran akan terungkap," sambungnya.

Zaskia Sungkar lantas bercerita soal kasus yang sedang dihadapi sang ayah.

Terkait dana yang dituduhkan ke Mark Sungkar, Zaskia dan Shireen melakukan klarifikasi.

Menurutnya, uang tersebut sudah dikembalikan.

Meski saat itu, Mark Sungkar menyebut uang tersebut merupakan haknya.

"Padahal hampir 2 tahun yang lalu lah, udah kita kembalikan yang dianggap itu merugikan negara," katanya.

"Padahal itu haknya papah dan para atlet. Waktu itu kita bilang, yaudah lah balikin aja, itukan hak papah yaudah tagih lagi di akhirat, susah amat," cerita Zaskia Sungkar.

Shireen Sungkar dan Zaskia Sungkar merasa sedih karena banyak orang yang hanya melihat kasus sang ayah dari satu sisi saja.

Meski begitu, Shireen Sungkar menyebut fitnah yang sedang dijalani sang ayah merupakan sebuah ujian.

Zaskia Sungkar menyinggung soal uang Rp 300 juta yang dituduhkan kepada sang ayah.

Menurutnya, Mark Sungkar masih bisa mendapatkan uang tersebut dari hasil kerja kerasnya ataupun anak-anaknya

"Kita syok banget uang Rp 300 juta, kayak, maaf banget nih maksudnya uang segitu bukan satu hal yang susah untuk dicari buat kita yang halal," ujarnya.

"Kenapa harus yang haram? Gak ada niatan," tutur Zaskia Sungkar.

Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar mengira tak ada masalah setelah uang tersebut dikembalikan.

Namun keduanya kaget saat kasus ini mencuat.

"Papah berpikir udah selesai, orang udah dikembalikan. Makannya pas difitnah segitu, kita bingung, gak ada untungnya papah ngambil segitu," ujarnya.

"Gak mungkin papah memperkaya diri sendiri dengan segitu," ucap istri Irwansyah.

Meski sang ayah sedang menghadapi suatu kasus, Shireen Sungkar dan Zaskia Sungkar terlihat santai.

Dikatakan Shireen Sungkar, ia bukan tipe orang yang kerap mengumbar kesedihan di media sosial.

Selain itu, istri Teuku Wisnu ini yakin sang ayah tak melakukan hal yang dituduhkan.

"Aku yakin papah gak kayak gitu, itu bikin aku tenang," katanya.

"Hukum di akhirat itu lebih parah gak ada apa-apa dibanding hukum dunia. Seengganya aku lega, alhamdulilah papah gak lakuin sesuatu yang akan beratkan dia di akhirat," jelasnya.

"Jadi yaudah biar Allah yang bukain mudah-mudahan hati orang-orang yang fitnah atau gak suka sama papah dilembutkan hatinya," ucap Shireen Sungkar.

Sementara dijelaskan kuasa hukum Mark Sungkar, Fahri Bachmid, kliennya sangat menghargai proses hukum yang berlaku.

"Beliau sangat kooperatif, mempercayakan semua hal kepada kekuasaan kehakiman karena saat ini sudah di pengadilan," katanya.

"Beliau yakin sungguh kebenaran nanti akan muncul, kita berharap dalam proses persidangan hakim akan menemukan kebenaran yang sesungguhnya," tuturnya.

Sebagai kuasa hukum Mark Sungkar, Fahri Bachmid meyakini kliennya hanyalah korban.

Zaskia Sungkar dan Shireen Sungkar percaya kebenaran nantinya akan terungkap.

Semua ini, kata Zaskia Sungkar, merupakan salah satu dari perjalanan hidup.

Sementara itu, Shireen Sungkar mengungkap cerita sang ayah selama di tahanan yang malah membuatnya terharu.

Mark Sungkar memberi pesan tak ingin membuat anak-anaknya khawatir.

"Aku sedih, banget. Tapi aku inget, Allah gak akan ngasih ujian di atas kemampuan hambanya,"

"Papah selalu nyampein hal-hal yang membuat kita lebih tenang, itu namanya menurut aku pengorbanan orangtua sesusah apapun kondisinya gak mau bikin anaknya terpuruk," ucap Shireen Sungkar.

Masih kata Shireen Sungkar, Mark Sungkar selalu mengungkap hal yang bernada positif.

Misal saat seseorang membesuknya di tahanan, Mark Sungkar kerap memberikan pesan agar anak-anak tak khawatir.

"Papah tuh nutupin banget, tolong sampein ke anak-anaknya, papah itu gak kenapa-kenapa, sehat, masih banyak yang bisa disyukuri," jelasnya.

"Dia bilang papah di sini belajar banyak dari orang-orang, papah harus banyak bersyukur selama hidup diberi nikmat luar biasa," cerita Shireen Sungkar.

Hal tersebut malah membuat Shireen Sungkar terharu.

Dikatakannya, Tuhan memang tak pernah salah memberikan ujian.

"Masya Allah, emang Allah gak pernah salah ngasih ujian ke hambanya di orang yang tepat," katanya.

"Karena gak semua orang kuat," sambungnya.

Sampai saat ini, kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Mark Sungkar masih bergulir.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar