Skip to main content

Pilihan Busana Selvi Ananda di Pelantikan Gibran Curi Perhatian : Pakai Kebaya Jawa, Merah Menyala!

 Selvi Ananda mencuri perhatian dalam acara pelantikan suaminya, Gibran Rakabuming Raka, sebagai Wali Kota Solo, Jumat (26/2/2021).

Wanita yang pernah memenangi ajang Putri Solo itu memilih kebaya khas Jawa berwarna merah menyala.

Selvi memilih kombinasi warna merah dan cokelat.


Dia memadukan kebaya merah dengan batik cokelat, termasuk jarik dan selendang yang di sampirkan di punggung kanan.

Sementara, untuk sandal selop, juga berwarna merah.

Demikian juga dengan masker yang digunakan.


Selvi datang ke tempat pelantikan Gibran di Gedung DPRD, satu mobil bersama Gibran.

Pasangan ini menaiki mobil dinas Toyota Innova warna putih.

Foto-foto Gibran dan Selvi

Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo digelar di gedung DPRD kota Solo hari ini, Jumat (26/2/2021).

Penampakan dalam gedung Paripurna DPRD Kota Solo terlihat sakral.

Bangku dan tempat duduk ditata sedemikian rupa.

Dalam gedung DPRD kota Solo hanya berisi tamu undangan.

Tidak sembarang orang boleh masuk pada momen pelatikan tersebut.

Penjagaan kantor DPRD Kota Solo terlihat ketat pada momen pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Jumat (26/2/2021).

Pantauan di lapangan, terlihat ada penjagaan dari Satpol PP, kepolisian, dan TNI di pintu masuk Kantor DPRD kota Solo.

Pemeriksaan juga dilakukan ketat oleh petugas.

Tamu yang tidak diundang, tidak diizinkan masuk ke dalam.

Pagi ini pukul 07.21 WIB para tamu sudah mulai masuk ke dalam gedung DPRD Solo.

Selain itu, banjir karangan bunga juga terlihat di jalan depan DPRD Solo.

Karangan bunga tersebut dari berbagai instansi dan personal.

Juga ada karangan bunga dari partai politik.

Selain itu, Wakil Wali Kota Solo datang lebih dahulu dari Gibran Rakabuming Raka sekitar pukul 07.30 WIB.

Teguh datang menggunakan mobil Toyota Innova masuk dalam gedung DPRD kota Solo.

Dia turun dan terlihat menggunakan PDU Putih dan bergandengan dengan sang istri Serlly Yusnita. 

Simak foto-foto suasana pelantikan Gibran - Teguh di Gedung DPRD Solo:





Dulu Ditempati Jokowi Sekarang Bakal Jadi Rumah Dinas Gibran, Ini Sejarah Bangunan Loji Gandrung

Gibran Rakabuming Raka segera dilantik menjadi Wali Kota Solo periode 2021-2026.

Secara otomatis, Gibran akan berdinas di Loji Gandrung, yang secara turun temurun menjadi rumah kedua para Wali Kota Solo.

Menanggapi hal itu, Gibran menyebut dirinya bakal sambil jalan untuk boyongan ke Rumah Dinas Loji Gandrung.

Hal tersebut diungkapkan saat Gladi Bersih Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo di DPRD Solo, Kamis (25/2/2021).

Gibran tidak merinci soal dirinya akan kapan melakukan pindahan ke Loji Gandrung.


Hanya, dia akan melakukan boyongan sambil jalan setelah pelantikan dirinya menjadi Wali Kota Solo.

"Nanti sambil jalan," kata Gibran menjawab pertanyaan soal boyongan ke Rumah Dinas, Kamis (25/2/2021).

Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka menyatakan akan membongkar program yang jadi prioritasnya setelah menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Program prioritas dan lain sebagainya akan dia beberkan saat pidato pelantikan Wali Kota Solo di Gedung Paripurna DPRD Kota Solo besok, Jumat (26/2/2021).

"Besok ada pidato saya, nanti saya sampaikan prioritas mana yang perlu dikunjungi dan mana yang perlu diberesi dulu," papar Gibran.

Gibran Rakabuming Raka menyatakan akan langsung tancap gas setelah dilantik sebagai Wali Kota Solo besok, Jumat (26/2/2021).

Hal tersebut dikatakan Gibran saat datang menghadiri gladi bersih pelantikan di Kantor DPRD Surakarta, Kamis (25/2/2021).

Gibran datang bersama istrinya Selvi Ananda dan menyempatkan bertemu dengan Wakilnya Teguh sebelum masuk ke ruang paripurna.

"Nanti langsung tancap gas sama Pak Teguh," papar dia, Kamis (25/2/2021).

Namun, Gibran tidak mau membocorkan apa yang dia maksud dengan tancap gas tersebut.

Apakah langsung blusukan atau berkenalan dengan ASN yang ada di Kota Solo.

Ketika ditanya yang dimaksud tancap gas adalah langsung masuk Kantor ke Balaikota Solo, Gibran menjawab dirinya adalah orang lapangan.

"Kita bukan orang kantoran, langsung lapangan," papar dia.

"Rahasia kemananya, besok aja," jelas dia.

Dia mengatakan, agar bisa menyimak pidatonya sebagai Wali Kota Solo besok.

Dalam pidato itu, Gibran menyebutkan akan menyampaikan prioritas mana yang perlu dikunjungi dan mana hal yang perlu diberesi terlebih dahulu.

Cerita tentang Loji Gandrung dan Jokowi

Pada 2013 lalu, kepada Tribunnews.com, Rudy pernah menceritakan sejarah Loji Gandrung.

Awalnya Loji Gandrung merupakan rumah mewah milik seorang pengusaha pertanian asal Belanda, Yohanes Agustinus Dezentye, yang dibangun sekitar 1823 pada jaman Paku Buwono IV.

Pada saat perayaan khusus dan akhir pekan, Yohanes kerap mengadakan pesta-pesta ala Eropa di rumahnya ini.

Selain orang Belanda, sejumlah kerabat Keraton diundang dalam pesta itu.

Diiringi alunan musik, para tamu dengan berpasangan biasa berdansa di ruang tengah, hingga akhirnya masyarakat setempat menyebut rumah mewah tersebut sebagai Loji Gandrung.

"Dulu, (Loji Gandrung) ini dipakai untuk Londo-londo pada berdansa. Kalau ada jamuan makam malam di ruangan ini, kalau dansa di ruang yang belakang. Nah, saya tidur di kamar yang ini," kata Rudy.

Selama bertahun-tahun Loji Gandrung diwariskan secara turun-temurun kepada keturunan Yohanes hingga akhirnya Belanda meninggalkan Indonesia dan bangunan ini dikuasai oleh Jepang.

Pada masa pendudukan Jepang, Loji Gandrung pernah digunakan sebagai Markas Militer Brigade V Slamet Riyadi, dengan Gubernur Militer dipegang oleh Gatot Subroto.

Maka tak heran, sebuah patung Gatot Subroto bisa dilihat di halaman depan Loji Gandrung.

Tak lama setelah itu, Loji Gandrung beralih fungsi menjadi rumah dinas Wali Kota.

Rudy menjelaskan, bentuk bangunan Loji Gandrung berkiblat gaya Eropa dengan diselaraskan kondisi tropis di Indonesia.

Tak heran, bila pintu-pintunya dibuat tinggi agar sirkulasi udara lebih lancar.

Sampai saat ini bentuk bangunan utama Loji Gandrung tidak berubah sama sekali, hanya bagian belakangnya saja yang ditambahi joglo dan pernah dilakukan perbaikan pada atap.

Karena bagian dari cagar budaya yang mendapat perawatan, hingga kini konstruksi dan bahan bangunan masih terlihat kokoh dan terawat.

"Ini semuanya asli, belum ada yang dirubah konstruksi maupun bahan bangunannya.

Atap ini dari tembaga. AC ini, AC lama, sudah ada dari zaman Belanda," terangnya.

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) pernah merasakan tinggal di sini saat menjabat wali kota pada periode 2005-2012.

Di salah satu bagian Loji Gandrung, kamar Soekarno, terpasang foto diri sang proklamator.

Ada juga tempat tidur dan piano lama.

Konon, kamar ini sering digunakan Wali Kota FX Hadi Rudyatmo atau yang akrab disapa Rudy itu berdoa.

"Tempatnya tenang jadi nyaman untuk berdoa. Dulu, Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo) semasa jadi wali Kota Solo malah nggak berani tidur atau berada di kamar tersebut saking sepi," ujar Rudy sembari tersenyum.

Ke Pelantikan Tak Naik Sedan Mewah

Sebagai Wali Kota Solo, Gibran dibekali dengan mobil dinas sedan mewah Toyota Camry.

Mobil ini merupakan mobil bekas, yang digunakan Wali Kota Solo sebelumnya, FX Hadi Rudyatmo.

Tapi, Gibran menuju ke acara pelantikannya di Gedung DPRD Solo, tidak menaiki Toyota Camry tersebut.

Melainkan menaiki Toyota Innova berwarna putih.

Mobil itu dipasangi plat nomor merah, yakni AD 1 A. 

Mobil Bekas

Meski menyandang status sebagai anak Presiden, Gibran masih mendapat mobil bekas.

Mobil dinas yang dipakai Gibran adalah mobil dinas yang dipakai oleh Wali Kota Solo sebelumnya, FX Hadi Rudyatmo.

Sebelum dipakai oleh Gibran, dua mobil itu rupanya lebih dulu dipermak sehingga bisa kembali mulus dan tanpa kendala.

Kepala Bagian Umum Setda Solo, Herwin Nugroho mengatakan, perawatan kedua mobil dinas tersebut kelar sekira Senin (22/2/2021).

Perawatan terhadap bagian mobil yang lecet menjadi satu diantaranya.

"Kemarin kita cek, prinsipnya siap dipergunakan. Semua baik," kata Herwin kepada TribunSolo.com, Rabu (24/2/2021).


Seperti diketahui, Gibran dan Teguh akan menggunakan mobil dinas bekas Fx Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo.

Mereka masing - masing mendapatkan sebuah mobil sedan hitam Toyota Camry dan Toyota Innova. 

"Mobil-mobil itu sekarang ada di rumah dinas," tutur Herwin. 

Dari pantauan TribunSolo.com, mobil tersebut tidak mejeng di Rumah Dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung.

Biasanya, mobil dinas nampak terparkir di sebelah timur gedung utama Loji Gandrung yang dilengkapi kanopi. 

Herwin memastikan mobil-mobil dinas siap digunakan ketika Gibran - Teguh menjalankan tugas mereka sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo. 

"Nanti mau dipakai yang mana, kami serahkan kepada beliau berdua," ucapnya.

Dua Nama Ajudan

Calon nama ajudan yang akan mendampingi Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa telah disiapkan. 

Plh Wali Kota Solo, Ahyani mengatakan, ada dua calon nama yang disiapkan dan akan disodorkan ke Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih tersebut. 

"Ajudan sudah kita siapkan dari ASN. Kita usulkan dua, beliau sendiri nanti yang milih," katanya, Rabu (24/2/2021).

Ahyani masih enggan membeberkan sosok 2 nama yang diusulkan sebagai ajudan. 

Tugas ajudan semestinya sudah diketahui sebelum waktu pelantikan Gibran - Teguh lantaran itu sebagai awal waktunya bekerja. 

Itu termasuk Sekretaris Pribadi,  Tata Usaha, dan Supir. 

Pelantikan mereka direncanakan di Kantor DPRD Kota Solo, Jumat (26/2/2021) pukul 08.00 WIB. 

Pelantikan akan diselenggarakan secara daring dengan penerapan protokoler kesehatan yang ketat. 

"(Nama calon) yang jelas sudah disiapkan Pemkot," ucap Ahyani. 

Ahyani mempersilahkan Gibran ataupun Teguh memilih menggunakan ajudan pribadi di luar dua nama yang disodorkan. 

"Ajudan pribadi monggo, silahkan saja," tuturnya.

Pelantikan Undang Rudy dan Purnomo

Pelantikan Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo terpilih akan dilakukan di Gedung DPRD Kota Solo. 

Pelantikan tersebut dilakukan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Jumat (26/2/2021) pukul 08.00 WIB secara virtual. 

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Solo, Wahyu Kristina menjelaskan, setelah pelantikan itu akan dilanjutkan serah terima jabatan.

Awalnya, serah terima jabatan akan diselenggarakan Senin (1/3/2021).

"Sesuai rencana dari provinsi untuk efektivitas acara maka pelantikan dan serah terima jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih diselenggarakan dalam satu rangkaian," jelas Ina, Selasa (23/2/2021).

Acara tersebut tetap menjalankan protokoler kesehatan, diantaranya pembatasan jumlah tamu undangan. 

Jumlah tamu undangan hanya dibatasi 25 orang saja. 

Itu sudah termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo terpilih beserta istri. 

Selain mereka, Fx Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo juga turut diundang dalam acara di kantor DPRD Kota Solo. 

"Besok juga ada unsur Forkompimda, Ketua KPU, Bawaslu, kemudian Plh Wali Kota beserta istri, pak Rudy dan pak Pur," ujar Ina. 

Sementara, sambung Ina, anggota dewan nanti baru diundang saat rapat paripurna DPRD Kota Solo.

Sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka, sang putra Presiden Jokowi, akan segera dilantik menjadi Wali Kota Solo. 

Berikut 5 informasi berkaitan dengan pelantikan Gibran :

1. Tempat

Pelantikan Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo terpilih akan dilakukan di Gedung DPRD Kota Solo.

2. Waktu

Informasi terakhir yang diterima TribunSolo.com melalui Plh Wali Kota Solo Ahyani, pelantikan Gibran akan digelar Jumat (26/2/2021).

3. Virtual

Pelantikan tersebut dilakukan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Jumat (26/2/2021) pukul 08.00 WIB secara virtual.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Solo, Wahyu Kristina menjelaskan setelah pelantikan itu akan dilanjutkan serah terima jabatan.

Awalnya, serah terima jabatan akan diselenggarakan Senin (1/3/2021).

"Sesuai rencana dari provinsi untuk efektivitas acara maka pelantikan dan serah terima jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih diselenggarakan dalam satu rangkaian," jelas Ina, Selasa (23/2/2021).

4. Undangan Terbatas

Acara tersebut tetap menjalankan protokoler kesehatan, diantaranya pembatasan jumlah tamu undangan.

Jumlah tamu undangan hanya dibatasi 25 orang saja.

Itu sudah termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo terpilih beserta istri.

Selain mereka, Fx Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo juga turut diundang dalam acara di kantor DPRD Kota Solo.

"Besok juga ada unsur Forkompimda, Ketua KPU, Bawaslu, kemudian Plh Walikota beserta istri, dan pak Rudy dan pak Pur," ujar Ina.

Sementara, sambung Ina, anggota dewan nanti baru diundang saat rapat paripurna DPRD Kota Solo.

5. Pengamanan

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menekankan, tak ada pengamanan berlebihan saat pelantikan nanti.

"Pengamanan (saat pelantikan) biasa saja. Kita masih dalam operasi Mantap Praja, dan sudah di protapkan di 21 kabupaten/kota," ucapnya saat berkunjung di Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo, Selasa (23/2/2021).

Hal tersebut juga berlaku di Solo Raya, Baik di Kota Solo maupun Kabupaten sekitarnya seperti Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, Boyolali, dan Sragen.

Sebab, Pilkada yang terjadi di Solo Raya menurutnya, tiada sengketa.

"Pelantikan di tempat kita (Solo Raya) tidak ada potensi konflik," ucapnya.

Mantan Kapolresta Solo iyu mengatakan, di Jawa Tengah yang masih menyisahkan sengketa hanya di Rembang dan Purworejo.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, jajarannya sudah siap melakukan pengamanan pelantikan Bupati-Wakil Bupati Sukoharjo terpilih.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan jajaran TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk pengamanan tersebut.

"Walaupun pelaksanaannya secara virtual, kami tetap melakukan pengamanan," ucapnya.

Selain itu, menjelang pelantikan, jajaran Polres Sukoharjo sudah mulai gencar melakukan operasi cipta kondisi.

Pelantikan 26 Februari

Pelantikan Wali Kota Solo terpilih, Gibran Rakabuming Raka rencananya dilaksanakan pada Jumat (26/2/2021).

Phl Wali Kota Solo, Ahyani menjelaskan pelantikan tersebut diselenggarakan di Balai Kota Solo secara virtual.

"Rencananya begitu, tapi nunggu kementrian dulu," jelas Ahyani, Jumat (19/2/2021). 

Beberapa tamu undangan akan menghadiri acara pelantikan tersebut. 

Namun, jumlah tetap dibatasi lantaran masih pandemi Covid-19.

Menurut Ahyani, dalam acara tersebut maksimal hanya dihadiri 25 peserta saja.

Termasuk dihadiri Wali Kota Solo dan Wakil Wali Kota Solo terpilih, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa. 

Selain itu, Wali Kota Solo dan Wakil Wali Kota Solo yang sudah purna tugas. 

"Mulai saat ini kita persiapkan saja," papar dia. 

Nantinya, untuk Istri tetap mendampingi. 

"Kalau Keluarga, mungkin bisa disiapkan ruangan sendiri," kata dia. 

Protokol kesehatan juga tetap dilakukan dan dipantau Mendagri.

Kelebihan Gibran

Gibran Rakabuming Raka yang sebentar lagi akan memimpin Kota Solo dinilai memiliki sejumlah kelebihan.

 Analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menjelaskan, bahkan kelebihan Wali Kota Solo terpilih itu belum tentu dimiliki kepala daerah lain.

Pangi menyebut, kelebihan pertama Gibran ialah memiliki mentor seorang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Gibran langsung punya mentor seorang presiden, yang bagaimana beliau pernah membangun Kota Solo," ungkap Pangi dalam program Overview Tribunnews.com, Kamis (18/2/2021).

Kelebihan kedua menurut Pangi, Gibran memiliki dukungan kuat di DPRD Kota Solo yang dikuasai PDIP.

"Sehingga hampir menurut saya, tidak akan terlalu kesulitan untuk membuat program, memuluskan tujuan politik atau tujuan kesejahteraan."

"Karena DPRD Solo pasti akan tegak lurus mendukung penuh Wali Kota Solo, karena kursi di DPRD dikuasai penuh," kata Pangi.

Selain dua kelebihan tersebut, Pangi juga menyebut satu kelebihan lain.

Yaitu, kepala daerah lain belum tentu memiliki akses akses kekuasaan.

"Artinya apapun program yang dibawa dari pusat, hampir tidak ada kendala yang terlalu sulit, karena punya hubungan yang cukup bagus akses kekuasaannya," ungkap Pangi

Sehingga, kata Pangi, kelebihan yang dimiliki Gibran harusnya bisa berdampak terhadap percepatan peningkatan kesejahteraan di Kota Solo.

Namun, Pangi menyebut ada kekhawatiran yang timbul di balik itu semua.

"Yang saya khawatirkan, justru nanti Gibran tidak mampu keluar dari zona wilayah kerja yang biasa-biasa menjadi luar biasa."

"Gibran tentu punya cara leadership sendiri yang tidak akan mencontoh atau copy paste kebijakan Presiden Jokowi yang dulu, tinggal dijalankan saja," ungkap Pangi.

Sehingga, ada atau tidaknya inovasi yang akan dilakukan Gibran patut untuk dinantikan.

Lebih lanjut, Pangi menyebut terdapat dua kategori kepala daerah.

"Ada kepala daerah yang hanya menjalankan rutinitas dan tidak ada gebrakan, tidak ada inovasi, hanya menjalankan rutinitas saja."

"Ada juga kepala daerah yang cukup piawai dan mahir yang tidak hanya mengerjakan rutinitas, tapi ada gebrakan yang luar biasa, yang justru sebelumnya tidak terpikirkan."

"Ini yang kita tunggu dari Gibran, apakah nanti punya gebrakan-gebrakan yang sebelumnya tidak terselesaikan dengan baik bisa diselesaikan, kita tunggu saja," ungkap Pangi.

Diketahui, Gibran bersama Teguh Prakosa akan melanjutkan tongkat kepemimpinan FX Hadi Rudyatmo (Rudy) dan wakilnya, Achmad Purnomo.

Adapun masa jabatan Rudy dan Purnomo berakhir pada 17 Februari 2021. 

Program Kerja 100 Hari Gibran

Sementara itu Gibran Rakabuming Raka mengatakan sudah menyiapkan program 100 hari setelah dirinya dilantik menjadi orang nomor satu di Kota Bengawan.

Namun, putra sulung Presiden Jokowi itu tidak menyebutkan program apa saja yang nanti akan dilaksanakan dalam 100 hari pemerintahannya.

"Iya nanti ada. Tapi tidak bisa saya bocorkan semua hari ini," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Kamis (21/1/2021), dikutip dari Kompas.com.

Gibran mengungkapkan, percepatan pemulihan ekonomi Solo di tengah pandemi Covid-19 akan menjadi fokus.

"Yang jelas nanti yang prioritas adalah percepatan pemulihan ekonomi. Itu yang nanti jadi fokus kita," terang dia.

Gibran juga mengaku akan mengawal program vaksinasi Covid-19.

"Dan juga masalah kesehatan untuk vaksinasi nanti juga akan kami kawal. Harapannya vaksinasi benar-benar menjadi game changer," terang Gibran.

Sebagaimana diketahui, pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa resmi ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo terpilih dalam Pilkada 2020.

Penetapan itu dilaksanakan dalam rapat pleno terbuka yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo di Swiss Belhotel, Kamis (21/1/2021). (*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar