Skip to main content

Penampilan Iis Dahlia Kini Dipermalukan, Dulu Pernah Nyinyiri Waode Sofia Gegara Kucel saat Audisi


Komentar Iis Dahlia terhadap peserta audisi KDI, Waode Sofia pernah menghebohkan publik beberapa waktu lalu.

Kini, penampilan Iis Dahlia justru mendapat kritikan dari desainer kenamaan Ivan Gunawan.

Bahkan Ivan Gunawan tak segan menyebut penampilan Iis Dahlia untuk dikoreksi.

Hal ini bak menjadi sentilan tersendiri untuk Iis Dahlia.

Bagaimana tidak, beberapa waktu lalu kelakuan Iis Dahlia pada Waode Sofia sempat membuat heboh.

Kala itu Iis Dahlia tak segan mengusir Waode Sofia saat tengah mengikuti audisi KDI.

Waode Sofia yang tak mengenakan make-up dan gaun dinilai tak layak mengikuti audisi.


Kritikan pedas itu pertama kali dilontarkan oleh Iis Dahlia.

"Tadi kamu di luar ketemu temen-temnu nggak? Pakai beda nggak? Pakai lisptik nggak? Pakai baju yang bener nggak?" tegas Iis Dahlia.

Cuplikan video audisi itu kemudian menjadi viral di media sosial.

Netizen pun sangat menyayangkan sikap Iis tersebut.

Kini nyaris tiga tahun tak terdengar lagi kabar dari Waode Sofia.

Waode Sofia pun diketahui jarang tampil di televisi.

Namun dilansir dari Instagramnya, kabar bahagia tampak datang dari Waode Sofia.

Pantauan Sripoku.com dari Instagram @waode_sofia07, ternyata ia baru saja menikah.

Waode Sofia diketahui menikah pada 1 November 2020 lalu.

Tak hanya itu Waode pun kini diketahui tengah hamil anak pertamanya.

Terlihat dari sebuah postingannya pada 29 November 2020 lalu.

Waode Sofia tampak memposting sebuah alat tes kehamilan.

Dari keterangan fotonya, Waode lantas mengucap syukur atas kehamilannya.

"Finallyyyy

thankss thanks thanksss bangatt ya allah
Alhamdulillah bisa dpet kebahagiaan secepet ini ngk tau mau ngomong apa lagii intinya bahagia bangettt

Smga bisa menjalani tanggung jawab sbesar ini dengan baik kedepanya aamiin amiin," ucapnya.


Waode Sofia yang berasal dari kota Bau Bau rupanya memiliki gelas kebangsawanan pada namanya yaitu Ode.

Ode adalah gelar bangsawan dari kesultanan Buton.

Dimana sebelumnya, kota Bau Bau merupakan tempat berdirinya kerajaan Buton.

Banyak yang tak mengira jika gadis yang ikut audisi bahkan telah mendapat perlakuan tak enak dari para juri ternyata memiliki gelar kebangsawanan.

Dikutip dari laman Madanosin, La Ode/Wa Ode secara tersirat artinya adalah orang yang mulia atau terpuji di hadapan Allah SWT.

Berangkat dari kata ini maka hendaknya lah para bangsawan Buton menjaga lidah, dan semua indera.

Karena awalnya La Ode itu tidak diberikan kepada anak turunan, hanya diberikan kepada Sultan terpilih.

Kemudian terjadi perubahan policy oleh Siolimbona (Siolimbona di masa kesultanan Buton dulu adalah dewan Adat kalau dimasa sekarang seperti DPR).

Keputusan untuk memberikan nama La Ode untuk anak turunan bangsawan Buton adalah untuk melakukan identifikasi terhadap turunan anak bangsawan ini siapa tahu dikemudian hari ditemukan bibit kepemimpinan pada diri mereka untuk dijadikan Sultan.


Nama Waode Sofia sendiri dikenal masyarakat luas lantaran mengikuti audis KDI 3 tahun lalu.

Sayangnya, Waode justru mendapatkan perlakuan tak enak dari Iis Dahlia.

Padahal, Waode sendiri belum mulai bernyanyi.

Waode dikritik karena tidak menggunakan make up dan gaun seperti peserta audisi yang lain.

Dalam video yang beredar, Waode hanya menggunakan jaket dan celana berbahan denim warna biru.

Juri yang pertama kali mengkritisi penampilan Waode adalah Iis Dahlia.

Awalnya, Iis bertanya apakah Waode sudah melihat para kontestan lain di luar studio.

"Tadi kamu di luar ketemu teman-temanmu nggak? Pake bedak nggak? Pake lipstik nggak? Pake baju yang bener nggak?" tanya Iis.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Waode beralasan bahwa pakaiannya tertinggal di kampung halamannya.

"Bajunya ketinggalan di kampung," ujar Waode.

Trie Utami, juri yang lain, lantas mempertanyakan keseriusan Waode dalam mengikuti audisi KDI.

Dia pun menyuruh Waode untuk mencari pakaian yang lain.

"Cari baju lain deh. Nggak tahu bagaimana mungkin ada temenmu bawa," suruh Trie.

Di akhir video, Waode terlihat didandani dengan cantik dan juri pun mulai memuji penampilannya.

Kendati demikian, video tersebut menuai komentar negatif dari warganet.

Mereka menilai komentar para juri terhadap Waode tidak pantas dilontarkan karena bisa menyinggung perasaan.


Sementara itu, baru-baru ini penampilan Iis Dahlia sendiri sempat menuai sorotan oleh Ivan Gunawan.

Hal itu bermula saat Ivan Gunawan diminta menyebut 3 artis yang penampilannya perlu dikoreksi lagi.

Siapa sangka, nama Iis Dahlia muncul di urutan terakhir.

Tak hanya muncul di urutan terakhir, Iis juga disebut memiliki penampilan paling buruk.

Ivan Gunawan blak-blakan menyampaikan hal tersebut saat berada di acara Kursi Panas bersama host Rian Ibram.

Reputasi Ivan Gunawan di bidang fashion memang mentereng dan profesional.

Hal itu dibuktikan dengan kerajaan bisnis di bidang fashion, kecantikan, hingga kuliner yang kelolanya.

Oleh karena Rian Ibram memberikan secara sensasioanl meminta Igun menyebutkan selebriti yang gayanya perlu dibenahi.

Merasa tak masalah menyebut nama 3 artis itu, Ivan pun langsung tegas menyebutkannya.

"Nggak ada masalah gue jawab aja," ungkap Ivan Gunawan.


"Oke, tiga selebriti yang fashionnya harus dikoreksi, jangan sakit hati ya," ungkap Rian Ibram.

Siapa sangka, tiga atis yang disebutkan oleh Ivan Gunawan semuanya adalah penyanyi besar Indonesia.

Diantaranya adalah Via Vallen, Soimah dan Iis Dahlia.

Ivan Gunawan bahkan blak-blakan menyebutkan alasan Iis perlu mengoreksi gaya busananya.

Disebutkan, gaya Iis Dahlia terkadang terlihat terlalu monokrom dengan satu warna dominan.

Bahkan dari ketiga Artis yang disebutkan, Iis Dahlia disebut sebagai yang paling burur di antara ketiganya.

"Kenapa Iis Dahlia? Iis Dahlia kalau misalkan pakai baju kuning, bisa antingnya kuning, sepatunya kuning, tasnya kuning," ujar Ivan Gunawan.

"Oh terlalu sama warnanya?" tanya Rian Ibram.

"Iya, tapi kalau paling ancur ya Iis Dahlia," pungkas Ivan Gunawan.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar