Skip to main content

Hasan Anak Syekh Ali Jaber Warisi Sifat Ayahnya, Menolak Kuliah di Luar Negeri, Alasannya Mulia


Disebut mewarisi sifat sang ayah, Hasan anak Syekh Ali Jaber memberikan alasan tak terduga saat ditawari kuliah di luar negeri.

Melalui salah satu video di media sosialnya, Syekh Ali Jaber mengingingkan Hasan kuliah di luar negeri untuk mendapat pengalaman baru.

Namun, Hasan dengan rendah hati menolak tawaran ayahnya dengan alasan yang mulia.


Sifat rendah hati dan sederhana Hasan tersebut dinilai masyarakat mewarisi sifat sang ayah, Syekh Ali Jaber.

Kenangan Hasan bersama Syekh Ali Jaber tersebut diketahui melalui video di media sosial sang ulama @syekh.alijaber (16/12/2020).

Saat itu, Syekh Ali Jaber sedang melakukan live Instagram bersama Hasan.

Dalam video tersebut, ulama 44 tahun ini mengaku sedang menjemput Hasan putranya dari Lombok.

Terpisah cukup lama dari sang anak, Syekh Ali Jaber sempat dibuat pangling dengan perubahan putranya.

Suami Ummi Nadia ini menyebut Hasan kini tambah tinggi dan mulai mengalahkannya.

"Ya ampun kangen banget, ini kok Hasan jadi tinggi banget.

Kayanya lebih tinggi dari abinya," ucap Syekh Ali Jaber dikutip via Tribunstyle.com SEDERHANANYA Putra Syekh Ali Jaber Ditawari Kuliah di Luar Negeri, Hanya Tersenyum & Ucap Kata Ini

Dalam momen itu, sang Ulama pun sempat bertanya apakah sang anak ingin segera menikah.

Mengingat kini usia Hasan sudah menginjak 20 tahun.

"Sekarang Hasan sudah 20 tahun. Mau nikah sekarang atau nanti aja? goda Syekh Ali Jaber.

Tak disangka, rupanya Hasan justru enggan nikah muda.

Putra pertama Syekh Ali Jaber dan Ummi Nadia ini ternyata memilih untuk fokus kuliah ketimbang menikah muda.

Menanggapi keinginan sang anak untuk kuliah, Syekh Ali Jaber lantas menawari Hasan untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri.

"Mau kuliah di mana? di Arab atau di Indonesia aja?

Atau ke Australi, Singapura atau kemana? pokoknya di luar negeri biar ada pengalaman baru" tanya Syekh Ali Jaber lagi.

Alih-alih tergoda untuk menikmati indahnya luar negeri sembari kuliah, Hasan justru menunjukkan sikap sederhananya.

Ya, putra Ulama asal Madinah ini rupanya lebih memilih kuliah di Indonesia.

Bukan tak mampu, rupanya Hasan juga merintis usaha bersama sang ibunda.

Untuk itulah, sebagai anak sulung Hasan memilih untuk merintis usaha, hidup mandiri dan tetap dekat dengan keluarga.

"Enggak, di Indonesia saja abi," jawab Hasan sembari tersenyum mendengar semua tawaran manis sang ayah.

Sayangnya, kini belum sempat melihat Hasan menyelesaikan kuliah hingga menikah, Syekh Ali Jaber justru sudah kembali ke Rahmatullah.

Diakui Hasan, dirinya terakhir bertemu dengan sang ayah sebelum Syekh Ali Jaber dilarikan ke rumah sakit akibat positif Covid-19.


Hasan Unggah Foto Cium Sang Ayah

Hasan juga mengunggah foto dan video kenangan sang ayah di Instagram, Jumat (15/1/2021).

Hasan mengunggah foto tengah mencium pipi ayahnya, dengan emoticon hati berwarna merah.

Selain itu, putra Umi Nadia itu juga mengunggah video kenangan sang ayah.

Uanggahan Hasan di Instastory akun Instagram miliknya @hasaanjaber, seperti mengungkap kerinduannya kepada sang ayah.

Foto Hasan Mencium Syekh Ali Jaber itu, adalah foto saat hasan masih kecil.


Selanjutnya hasan mengunggah video kenangan sang ayah. 

Video itu tentang anjuran memperbanyak Bacaan Sholawat di hari Jumat. 

Di video tersebut, Syekh Ali Jaber mengingatkan agar memperbanyak Sholawat di malam Jumat dan Hari Jumat. 

"Salah satu amalan yang terbaik di malam Jumat dan hari Jumat adalah memperbanyak Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW," 

"Karena Nabi Muhammad berpesan pada kita, 'Perbanyaklah sholawat kepadaku, di hari Jumat dan malam Jumat'," 

"Dan ada satu hadist yang diriwayatkan Imam Muslim, 'Barang siapa yang bersholawat kepadaku dapat 10 kali rahmat," begitu isi video Syekh Ali Jaber.


Seperti diwartakan sebelumnya, Syekh Ali Jaber dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (14/1/2021) pukul 08.38 WIB di RS Yarsi, Jakarta Pusat.

Almarhum dimakamkan di Ponpes Darul Quran milik Ustadz Yusuf Mansyur.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar