Skip to main content

Daftar 43 Korban Sriwijaya Air SJ182 yang Sudah Teridentifikasi, Jasad Captain Afwan Belum Ditemukan

Proses identifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 terus dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. 

Hingga Rabu (20/1/2021) malam, total 43 korban Sriwijaya Air berhasil teridentifikasi dari hasil pencocokan DNA. 

Artinya, tersisa 19 korban lainnya yang belum teridentifikasi. 

Sementara itu, total ada 324 kantong jenazah dan 264 kantong properti yang diterima oleh tim DVI. 

Berikut daftar korban Sriwijaya Air SJ 182 yang telah teridentifikasi:

1. Okky Bisma (30), pramugara Sriwijaya Air, teridentifikasi 11 Januari 2021 

2. Fadly Satrianto (38), co-pilot NAM , teridentifikasi 12 Januari 2021 

3. Khasanah (50), teridentifikasi 12 Januari 2021 

4. Asy Habul Yamin (36), teridentifikasi 12 Januari 2021


5. Indah Halimah Putri (26), teridentifikasi 13 Januari 2021 

6. Agus Minarni (47), teridentifikasi 13 Januari 2021 

7. Ricko Mahulette (32), teridentifikasi 14 Januari 2021

8. Ihsan Adhlan Hakim (33), teridentifikasi 14 Januari 2021


9. Supianto (37), teridentifikasi 14 Januari 2021 

10. Pipit Supiyono (23), teridentifikasi 14 Januari 2021 

11. Mia Tresetyani (23), pramugari Sriwijaya Air, teridentifikasi 14 Januari 2021

12. Yohanes Suherdi (37), teridentifikasi 14 Januari 2021 

13. Toni Ismail (59), teridentifikasi 15 Januari 2021 

14. Dinda Amelia (15), teridentifikasi 15 Januari 2021

15. Isti Yudha Prastika (34), teridentifikasi 15 Januari 2021 

16. Putri Wahyuni (25), teridentifikasi 15 Januari 2021 

17. Rahmawati (59), teridentifikasi 15 Januari 2021

18. Arneta Fauziah, teridentifikasi 16 Januari 2021 

19. Arifin Ilyas (26), teridentifikasi 16 Januari 2021


20. Makrufatul Yeti Srianingsih (30), teridentifikasi 16 Januari 2021 

21. Beben Sopian (58), teridentifikasi 16 Januari 2021

22. Nelly (49), teridentifikasi 16 Januari 2021 

23. Rizky Wahyudi (26), teridentifikasi 16 Januari 2021 

24. Rosi Wahyuni (51), teridentifikasi 16 Januari 2021


25. Fao Nuntinus Zai, bayi berumur 11 bulan, teridentifikasi 17 Januari 2021

26. Yuni Dwi Saputri (34), pramugari Sriwijaya Air, teridentifikasi 17 Januari 2021 

27. Iu Iskandar (52), teridentifikasi 17 Januari 2021 

28. Oke Dhurrotul Jannah (24), pramugari NAM Air, teridentifikasi 17 Januari 2021 

29. Satu korban tidak disebutkan namanya, teridentifikasi 17 Januari 2021 

30. Didik Gunardi (49), pramugara NAM Air, teridentifikasi 18 Januari 2021 

31. Athar Rizki Riawan (8), teridentifikasi 18 Januari 2021 

32. Gita Lestari (36), pramugari Sriwijaya Air, teridentifikasi 18 Januari 2021

33. Fathima Ashalina (2), teridentifikasi 18 Januari 2021

34. Rahmania Ekananda (39), teridentifikasi 18 Januari 2021 

35. Kolisun (37), teridentifikasi 19 Januari 2021 

36. Grislend Gloria Natalies (28), teridentifikasi 19 Januari 2021 

37. Faisal Rahman (30), teridentifikasi 19 Januari 2021 

38. Andi Syifa Kamila (26), teridentifikasi 19 Januari 2021

39. Shinta (23), teridentifikasi 19 Januari 2021 

40. Mulyadi Tamsir (39), teridentifikasi 19 Januari 2021 

41. Yulian Andhika, teridentifikasi 20 Januari 2021


42. Ratih Windania, teridentifikasi 20 Januari 2021

43. Teofilius Ura, teridentifikasi 20 Januari 2021

Dari daftar 43 nama korban Sriwijaya Air, masih ada 19 orang lagi yang belum ditemukan dan teridentifikasi, satu diantaranya adalah Captain Afwan.

Seperti diketahui, Captain Afwan merupakan pilot pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Tak hanya itu, sang copilot Diego Mamahit pun belum ditemukan.

Untuk diketahui, pesawat rute Jakarta-Pontianak tersebut jatuh di perairan antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 14.40 WIB atau 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. 

Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri dari 12 kru, 40 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi.

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar