Skip to main content

'Bagian Atas Panas', Kata MYD Unggah Foto di 2018, Gisella Ketahuan Beri Komentar, Balasannya Mesra?


 Bukti kedekatan Gisella dan MYD alias Michael Yukinobu de Fretes di masa lalu terus terkuak.

Baru-baru ini, ada bukti aksi balas komentar Gisel dan MYD.

Saat itu, MYD unggah foto di tahun 2018 melalui akun Instagramnya.


Diketahui, Gisel dan MYD telah mengaku bahwa keduanyalah pemeran dalam video syur yang sempat bikin heboh.

Mulanya banyak yang penasaran dengan sosok MYD tersebut.

Diduga bahwa MYD adalah Michael Yukinobu De Fretes.

Melansir dari TribunJateng ( grup TribunJatim.com ), hal tersebut sudah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian.

Terungkap dari akun media sosialnya, Michael Yukinobu De Fretes pernah bersekolah di SMA St Thomas 1 Medan.

Dia juga menampilkan pendidikan di Universitas Tarumanagara.

Pria asal Medan itu mengisi kolom tempat tinggalnya di Kakogawa, Hyogo, Jepang.

Michael Yukinobu De Fretes mengisi ulang tahunnya dengan tanggal 1 Agustus 1986.

Terbaru, melansir dari Nakita ( grup TribunJatim.com ), terungkap Gisel pernah komentari unggahan Nobu di Instagram.

Saat ditelusuri di akun Instagram Michael Yokunobu De Fretes, benarlah, Gisel sempat membubuhkan komentar saat Nobu mengunggah potretnya yang sedang berlibur.

Dalam unggahan tersebut, Nobu sedang asik menyelam.

Tertulis potret tersebut diunggah pada 22 Juni 2018.

"Bagian atas panas boss, mending main bagian bawah," tulis Nobu.

Ternyata Gisel memberikan komentar dalam unggahan tersebut, Moms.

"Happy holiday," tulis Gisel.

"@gisel_la iyaaa (emoji senyum) makasiiii yaaa," balas Nobu.


Sontak komentar Gisel di unggahan Nobu diserbu warganet.

"@gisel_la Hadehhhhhh udah dari jaman dulu ternyataaaaaa," tulis @windaanggun13.

"@gisel_la Hai mama gisel akhirnya ketemu juga di sini ya," tulis wraganet lainnya.

"@gisel_la Oooooooowwww kamu ketauaaaaannnn... Wkwkwkwkwk," komentar @ayudiareki.


Gisella Anastasia dan MYD pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Atas perbuatannya, Gisella Anastasia dijerat dengan pasal pornografi.

"Kita persangkakan Pasal 4 Ayat 1 jo Pasal 29 atau Pasal 8 Undang-Undang Nomor 44 tentang pornografi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (29/12/2020).

Polisi menjelaskan bahwa Gisel merekam sendiri aktivitas seksualnya menggunakan ponsel pribadi.

Kegiatan tersebut juga dengan persetujuan MYD. Mereka melakukannya di sebuah hotel di Medan di tahun 2017.

Setelahnya, Gisella Anastasia sempat mengirim video tersebut kepada MYD melalui Airdrop.

MYD menjelaskan kepada Polisi bahwa video tersebut lantas dihapusnya seminggu kemudian.

"Saudari GA mentransfer (video seks) menggunakan AirDrop kepada saudara MYD. Pengakuan MYD sempat seminggu kemudian setalah itu baru dihapus," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu (30/12/2010).

"Makanya MYD hanya dikenakan pasal 8 juncto pasal 34 UU No.44 tentang pornografi," bebernya.

Berdasarkan pasal yang disangkakan, Gisel diancam dengan hukuman yang lebih berat dibanding MYD, karena adanya pasal 4 ayat 1 yang artinya dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 12 (dua belas) tahun.

Berikut ini penjabaran mengenai pasal yang menjerat Gisel:

Pasal 4 Ayat 1 jo Pasal 29 atau Pasal 8 Undang-Undang Nomor 44 tentang pornografi.

"Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah)."

Berikut ini penjabaran mengenai pasal yang menjerat MYD:

Pasal 8 juncto pasal 34 UU No.44 tentang pornografi.

"Setiap orang yang dengan sengaja atau atas persetujuan dirinya menjadi objek atau model yang mengandung muatan pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah)."
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar