Skip to main content

Julurkan Lidah ke Kamera, Gisel Ternyata Mabuk saat Rekam Video Syur dengan Michael Yukinobu Kronologinya di Sorot

Aksi Gisella Anastasia ( Gisel) julurkan lidah dianggap aneh oleh pakar, ternyata terungkap fakta baru.

Polisi mengatakan Gisel dalam pengaruh alkohol alias mabuk saat merekam video syur denga MYD atau Michael Yukinobu de Fretes.

Seperti diwartakan sebelumnya, Gisel merekam adegan syur dengan Michael Yukinobu de Fretes di sebuah hotel di Medan pada 2017 lalu.


Hingga kini pihak kepolisian masih mendalami kasus video syur yang melibatkan mantan istri Gading Marten itu.

Informasi terbaru yang didapatkan, Gisel mengaku dalam pengaruh alkohol ketika merekam adegan asusila tersebut

"Dia (Gisel) akui (dalam pengaruh alkohol)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu (30/12/2020).

Sebenarnya itu masuk ke materi dikecualikan untuk dipublikasikan," dikutip via Kompas.com Polisi Sebut Gisel Akui Sedang Mabuk Saat Buat Video Syur di Medan

Sebelumnya, pakar telematika, Roy Suryo menganggap video syur Gisel terbilang aneh.

Roy Suryo juga menyoroti aksi Gisel menjulurkan lidah di hadapan kamera.

Hal tersebut disampaikan Roy Suryo melalui kanal YouTube Beepdo Rabu (30/12/2020).

"Saya bukan seorang penilai moral, tapi artinya apa yang dilakukan itu kan memang tidak pas," tutur Roy Suryo.

"Artinya kalau diakui udah tahun 2017 kan berarti itu ketika dia masih berstatus istri Gading Marten, dan itu terjadi di satu Hotel di Medan," paparnya.

Menurut politisi Partai Demokrat tersebut, yang membuat semakin aneh adalah video asusila tersebut direkam oleh Gisel sendiri.

Sebab, Roy menilai aksi demikian biasanya dilakukan oleh pelaku pria.

Asumsi tersebut berdasarkan gestur, ekspresi, dan gelagat Gisel dalam video berdurasi 19 detik tersebut.

"Tapi yang lebih aneh lagi, video ini dibuat oleh artis GA sendiri," tutur Roy Suryo.

Bahkan Roy Suryo menilai gerak-gerik Gisel di dalam video tak biasa, termasuk aksinya menjulurkan lidah di depan kamera.

"Jadi kita lihat dalam video 19 detik itu kan mulai dia mengeset handphonenya,

kemudian dia mengatur sudutnya, bahkan dia sempat menjulurkan lidah ke handphone artinya dia yang merekam."

"Ini agak aneh, maksud saya agak beda dari biasanya. Biasanya yang merekam itu cowoknya, ini yang merekam ceweknya."

"Nanti publik bisa menilai dalam pengungkapan kronologi, siapa pengusaha MYD, kemudian siapa artis GA,

kan harusnya yang merekam cowoknya, kenapa yang merekam ini ceweknya," jelasnya.

Roy Suryo seolah mempertanyaakan motif Gisel sengaja merekam adegan ranjangnya dengan pengusaha asal Medan tersebut.

"Kemudian kesalahan selanjutnya adalah ketika gambar itu disimpan, ngapain sih kayak gitu harus direkam dan disimpan," ucap Roy Suryo.

"Kemudian dia cerita kepada lawyer bahwa handphone itu diserahkan kepada orang lain, meskipun dia cerita sudah menghapus."

"Tapi kan menghapus video dan foto itu kita juga tahu ada banyak softwere itu bisa dimunculkan kembali," ujar pakar berusia 52 tahun tersebut.

Mengingat kelalaian Gisel, Roy Suryo menegaskan akan pentingnya berhati-hati dalam menggunakan perangkat.

Penetapan Gisel sebagai tersangka dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus pada Selasa (29/12/2020) setelah menjalani dua kali pemeriksaan.

"Hasil gelar perkara kemarin, status saksi GA dinaikkan menjadi tersangka," kata Yusri kepada wartawan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Tribunnews (grup SURYA.CO.ID), seorang perwira menengah di Polda Metro Jaya membenarkan jika sosok MYD adalah Michael Yukinobu De Fretes.

"Saya ingin mengonfirmasi, apakah MYD dalam kasus video syur Gisel adalah Mickael Yukinobu de Fretes?" tanya Tribunnews.com melalui Whatsapp. 

"Itu sudah (benar nama Michael Yukinobu de Fretes, Red)," ujar sumber.

Baik Gisel maupun MYD yang kini menjadi tersangka dikenakan pasal berlapis tentang Undang-undang (UU) Pornografi.

Keduanya disangkakan tiga pasal sekaligus.

"Kami persangkakan Pasal 4 ayat 1 jo Pasal 29 atau Pasal 8 Undang-Undang Nomor 44 tentang Pornografi," ujar Yusri.

Dalam Pasal 4 ayat 1 disebutkan bahwa setiap orang dilarang memperdagangkan, mempertontonkan, memanfaatkan, memiliki, atau menyimpan produk pornografi.

Lalu, pada Pasal 8 dijelaskan bahwa setiap orang dilarang dengan sengaja atau atas persetujuan dirinya menjadi objek atau model yang mengandung muatan pornografi.

Adapun Pasal 29 memaparkan pidana yang bisa didapatkan dari setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewa, atau menyediakan pornografi.

Berdasarkan Pasal 29 tersebut, Gisel dan MYD terancam hukuman penjara enam bulan hingga 12 tahun.

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar