Skip to main content

Emas Rp 2 Miliar Milik Lina Raib, Dulu Teddy Ngotot Masukkan ke Dalam Gentong, Rizky Febian: Kemana?

Perhiasan emas senilai Rp 2 miliar milik mendiang Lina Jubaedah raib, dulu Teddy Pardiyana ngotot minta emas-emas itu dimasukkan ke dalam gentong untuk 'dibersihkan', Rizky Febian pertanyakan keberadaan harta milik ibunya itu karena ada sebagian haknya dan milik sang nenek.

Harta warisan Lina Jubaedah hingga kini masih menjadi persoalan pelik antara Teddy Pardiyana dan keluarga Sule.

Teddy Pardiyana belakangan selalu muncul dan menuntut harta warisan Lina.

Lama bungkam, akhirnya Rizky Febian angkat bicara terkait kisruh harta warisan yang diributkan oleh suami mendiang Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana.


Seperti diketahui, ketenangan keluarga komedian Sule, terkhusus anak-anaknya, belakangan terusik oleh Teddy yang meributkan harta warisan.

Rizky Febian dan Putri Delina pun merespons dengan menggelar jumpa pers meluruskan apa yang telah disampaikan Teddy ke media.


Satu di antara permasalahan yang disinggung, Rizky Febian menanyakan satu gentong emas yang hilang.

Hal itu semula diungkapkan oleh kuasa hukum Rizky Febian yang membeberkan persoalan lain terkait harta warisan almarhum Lina.

Dikutip TribunWow.com dari kanal KH Infotainment, Minggu (20/12/2020), diungkap bahwa pihak Teddy seolah menggelapkan emas senilai hampir Rp 2 millar tersebut.

"Jadi yang ingin dipertanyakan oleh pihak keluarga itu dulu ada perhiasan emas satu box, lebih kurang nilainya hampir Rp 2 M, atas rekomendasi Pak Teddy diserahkan pada orang yang namanya Iwan," tutur pengacara Rizky Febian.

"Kemudian perhiasan emas tersebut dimasukkan ke dalam gentong, katanya mau dibersihkan, waktu penyerahan hadir ibunya almarhum, ada Pak Ecep, ada Bu Lina, ada Pak Teddy."

"Waktu itu katanya, jangan dibuka dulu. Gentong ditutup kain, nanti mau dibersihkan, dalam waktu tertentu baru boleh dibuka," imbuhnya.

Rizky Febian lantas buka suara terkait perhiasan satu gentong tersebut.

Ia kemudian bercerita bahwa Teddy pernah menggelar semacam 'ritual' bersih harta pascaperceraian Lina dan Sule.

Perhiasan yang dianggap bekas campur tangan Sule itu lantas dimasukkan sebuah gentong bertutup kain dengan modus akan dibersihkan.

Disaksikan, Lina, ibunya (Nenek), dan sejumlah kerabat, Teddy melarang keras pada siapapun untuk membuka gentong bertutup kain itu.

"Bahasanya begini, 'Barang-barang akan dikumpulkan, harus dibersihkan, karena kan itu barang-barang dari Kang Sule dulu, jadi harus dibersihin dulu semuanya'. Ya Teh ya? Pak benar bahasanya begitu kan? Takutnya aku salah," cerita Rizky Febian.

"Harus dibersihin, jadi harus ditaruh gentong, ditaruh kayak lap gitu. Jangan dibuka, katanya," imbuhnya.

Akan tetapi saat sang nenek (ibu mendiang Lina) memaksa agar dibuka, gentong yang disangka berisi perehiasan tersebut malah kosong.

Rizky Febian lantas menyadari bahwa prosesi membersihkan periasan tersebut hanyalah alibi semata.

"Ternyata karena Nenek penasaran saat itu, minta memaksa dibuka. Ternyata enggak ada, kosong," ujar Rizky Febian,

"Ternyata dibersihkan itu benar-benar dibersihkan, bersih," imbuhnya tertawa getir.

Meski tidak menyaksikan langsung, Rizky Febian mempertanyakan kemana raibnya harta tersebut.

Pasalnya, ia menilai bahwa harta tersebut bukanlah hak Teddy.

Ia juga mempertanyakan sosok bernama Iwan yang diperintah Teddy untuk membersihkan harta tersebut.

"Kerena di situ ada perhiasan Nenel juga, apalagi perhiasan almarhumah Mama," ujar penyanyi 22 tahun tersebut.

"Nah yang mau dipertanyakan, 'Kemana?'.

"Maksudnya, yang membersihkan itu namanya saudara Iwan, saudara Iwan itu kenal sama Pak Teddy."

"Nah saya mau mempertanyakan hak saya yang di dalam gentong itu kemana kalau tiba-tiba hilang," pungkas pelantun lagu cue tersebut.

Rizky Febian Pertanyakan Surat Kuasa yang Hilang

Di momen yang  sama, Rizky Febian menyebutkan adanya surat yang hilang dari deposit boks harta warisan sang ibu, Lina Jubaedah.

Surat tersebut adalah surat kuasa dari Teddy Pardiyana, suami Lina, yang menyerahkan kepemilikan harta pada adik Rizky, Putri Delina.

Adapun gelagat Teddy yang dua kali mendatangi bank tersebut, meninggalkan pertanyaan di benak Rizky.

Hal ini dibeberkan Rizky dalam tayangan konferensi pers di kanal YouTube KH INFOTAINMENT yang digelar pada Sabtu (19/12/2020).

Sebelumnya, pihak pengacara Rizky Febian dan Putri Delina menyebut adanya kejanggalan dari pihak Teddy.

Pasalnya, setelah 40 hari kematian Lina, Teddy telah menyerahkan perhiasan dan aset-aset kekayaan Lina pada Putri.

Ia bahkan memberikan surat kuasa dan menyiapkan deposit boks di sebuah bank untuk menyimpan warisan tersebut.

Namun, tak sesuai dengan perkataannya, Teddy justru menuntut Putri mengembalikan deposit boks yang diamankannya.

Teddy berdalih ada bagian untuk anaknya bersama Lina, Bintang, dalam deposit boks tersebut.

Setelah Teddy berkoar-koar di media, pihak Rizky Febian dan Putri berinisiatif menemuinya.

Akan tetapi, itikad baik mereka tak mendapat sambutan dari Teddy.

"Akhirnya kita kemarin datang menemui pihak dari Pak Teddy," kata Rizky.

"Sangat disayangkan Pak Teddy-nya tidak hadir, sedangkan di media kan beda ceritanya, bahwa Pak Teddy kan sempat memanggil beberapa kali, terus juga pengin ketemu beberapa kali."

Rizky mengaku telah menerangkan alasannya sulit ditemui adalah karena urusan pekerjaan.

Ia menyayangkan Teddy yang tak mau menemuinya setelah mengaku ingin segera berjumpa langsung.

"Dan kemarin juga ketika bertemu dengan pihak Pak Teddy, saya menyampaikan juga bahwa saya bukan tidak ingin ketemu," ujar Rizky.

"Bahkan karena Putri dan Iky kan punya kegiatan, kegiatannya juga memang ada yang waktunya panjang, kadang ada yang hubungannya dengan kontrak."

"Jadi kita bukan sama sekali menolak atau pun tidak mau bertemu saat itu."

"Dan sangat disayangkan waktu kemarin ketemu kan Pak Teddy-nya tidak ada," imbuhnya.

Rizky Febian kemudian menerangkan bahwa Teddy telah memberikan surat kuasa yang juga disimpan dalam deposit boks.

Tetapi saat Putri mendatangi bank, surat tersebut telah hilang dari kotak sertifikat.

Rizky Febian menaruh curiga pada gelagat Teddy yang telah dua kali mendatangi bank tersebut.

"Permasalahan yang deposit bank itu aku kemarin ngobrol sama Putri bahwa dia sudah ngasih surat kuasanya juga," tutur Rizky.

"Dan sebelum Putri ada kegiatan untuk datang ke bank tempat deposit itu, dari pihak bank bilang sudah dua kali aktivitas Pak Teddy datang ke bank tersebut."

"Ketika penyerahan pun surat kuasa itu sudah ada di surat-surat itu, di dalam serti boks."

"Setelah Putri ada kegiatan ke sana, ternyata di serti boks itu yang namanya surat kuasa itu tidak ada."

"Itu satu yang pastinya jadi pertanyaan buat kita," pungkasnya. 

Lihat videonya mulai menit ke 13.13:

youtube image
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar